Kompas.com - 26/06/2015, 13:34 WIB
Kompleks Taman Sari Yogyakarta merupakan salah satu obyek wisata di sekitar area keraton yang dulunya merupakan tempat peristirahatan Sultan dan kerabat. KOMPAS.COM/ADHIKA PERTIWIKompleks Taman Sari Yogyakarta merupakan salah satu obyek wisata di sekitar area keraton yang dulunya merupakan tempat peristirahatan Sultan dan kerabat.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagai destinasi wisata, Kota Yogyakarta telah menjadi salah satu destinasi bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan. Salah satu obyek wisata yang menjadi favorit kunjungan wisatawan adalah Jalan Malioboro. Namun selain itu, ada obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi yaitu Kampung Kauman. Di bulan Ramadhan ini, cocoklah "ngabuburit" di Kampung Kauman.

“Banyak orang yang mungkin sering lewat di sekitar (Kampung) Kauman tapi nggak banyak yang sadar keberadaan potensi wisata di sana. Makanya tahun ini buat (acara) di Yogyakarta,” kata salah satu anggota komunitas Traveller Kaskus, Suci Rifani saat dihubungi KompasTravel, Rabu (24/6/2015).

Suci menjelaskan acara yang diselenggarakan setiap tahun ini nantinya akan dimulai dengan walking tour dengan disertai penjelasan dari pemandu wisata dari komunitas lokal. Berbagai aspek-aspek dari obyek-obyek wisata yang ada di Kampung Kauman akan dipelajari bersama.

“Nanti kita bersama adik-adik yatim piatu dan teman-teman pejalan akan belajar sejarah Islam di sana. Umumnya kita akan melihat bangunan, bisa lihat dari segi arsitekturnya, sejarah bangunan dan sejarah hidup tokoh KH. Ahmad Dahlan,” lanjutnya.

Acara wisata sejarah ini akan diselenggarakan pada tanggal 27 Juni 2015 dan dimulai pada pukul 15.30 WIB. Sejumlah obyek-obyek wisata yang akan dikunjuni adalah Masjid Besar Kauman, Kawedanan Pengulon, Gedung Bustani Aisyiyah, Batik Handle Haji Moeh, Musholla Aisyiyah, Pendopo Tablig, Langgar KH Ahmad Dahlan, Makam Ny Ahmad Dahlan, dan SD Pawiyatan Putri.

“Kita masih membuka pendaftaran untuk para peserta acara wisata sejarah ini. Sementara sudah 30 orang. Kita kasih kuota untuk 50 orang,” ujar Suci.

Belajar dan Berbagi di Kampung Kauman, Yogyakarta merupakan program sosial yang dilakukan oleh Traveller Kaskus sejak tahun 2011. Sebelumnya, program ini selalu dilakukan di Jakarta seperti obyek wisata di Kota Tua. Informasi pendaftaran dapat dilihat di situs www.travellerkaskus.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.