Kompas.com - 25/09/2015, 09:24 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Peselancar dari 20 negara kembali mengikuti International Surfing Competition, di Pantai Pulau Merah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, 25-27 September 2015. Mereka antara lain berasal Venezuela, Swiss, Jerman, Amerika Serikat, Korea, Hungaria, Perancis, Thailand, dan Indonesia.

Puluhan peselancar ini akan akan beradu dalam 7 kategori lomba. Lomba ini merupakan tahun keempat gelaran International Surfing Competition yang rutin digelar di Pantai Pulau Merah yang memiliki bibir pantai sekitar 400 meter.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Wawan Yadmadi kepada KompasTravel, Rabu (23/9/2015), menjelaskan kompetisi ini untuk menjadikan Pulau Merah sebagai surfer point yang layak untuk ditampilkan di kancah nasional maupun internasional.

“Pulau Merah punya tipe ombak seperti Pantai Kuta, tapi sedikit lebih besar. Di bawah gelombangnya pun adalah pasir, bukan karang seperti di G-Land, sehingga relatif lebih aman. Namun tak kalah menantang untuk dijajal para peselancar. Karena itu, Pulau Merah mulai dikenal sebagai surfer point yang layak,” ujar Wawan.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Peserta Pulau Merah Banyuwangi International Surfing Competition 2014 sedang beraksi, Jumat (23/5/2014).
Selain Pulau merah, Banyuwangi juga memiliki pantai Plengkung yang lebih dulu dikenal sebagai lokasi surfing. Plengkung, yang lebih dikenal dengan G-Land mempunyai karakteristik ombak yang lebih tinggi dibanding Pulau Merah.

"Kalau G-Land lebih pas untuk para peselancar profesional, karena ombak Kingkong-nya yang menantang. Sementara Pulau Merah, dengan ombaknya yang lebih landai diperuntukkan bagi surf school," jelas Wawan.

Rencananya agenda yang masuk dalam Banyuwangi Festival 2015 akan dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.