Kompas.com - 04/10/2015, 17:13 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

Tongkangnya berjalan pelan saja dan berukuran besar. Seorang warga setempat mengatakan pulau ini dinamai bakut karena di sekitar situ banyak ikan bernama bakut.

"Dulu, banyak warga ke pulau ini hanya untuk menangkapi ikan bakut. Makanya dinamakan Pulau Bakut. Sekarang sudah tidak pernah lagi, tetapi konon ikannya masih ada," sebutnya.

Tanah di pulau ini becek, jika melangkah harus sangat berhati-hati. Di sini banyak pohon rambai. Buahnya biasanya kerap menjadi santapan para bekantan ini.

Menuju ke sana bisa menggunakan perahu motor atau kelotok. Di Banjarmasin ada banyak transportasi sungai seperti kelotok ini yang melayani wisata ke Pulau Bekantan. Anda bisa menemukannya di tepian-tepian sungai seperti di Siring Menara Pandang, dermaga pasar terapung dan di sekitar Jembatan Barito.

Harga yang mereka tawarkan biasanya mahal, yaitu sekitar Rp 400.000, baik sendirian maupun berombongan harganya sama saja. Bisa juga memakai speed boat dengan tarif Rp 750.000 untuk maksimal lima orang penumpang. Waktu tempuh sekitar satu jam jika dari Banjarmasin.


Menuju Pulau Bekantan dengan berperahu (Banjarmasin Post/ Kaspul Anwar)

Namun ada juga yang travel agent yang menawarkan tarif lebih murah dan starting point berada di Jembatan Barito. Di antaranya adalah Bekantan Ecotour. Tarif yang ditawarkan ada tiga jenis, yaitu Rp 150.000, Rp 250.000 dan Rp 750.000. Jika tarifnya Rp 150.000, wisatawan bisa sekalian menanam tanaman mangrove.

"Jika yang Rp 250.000, itu sekalian dengan paket menanam mangrove plus dikasih papan nama di tanamannya," jelas Donny dari Bekantan Ecotour.

Sementara tarif yang senilai Rp 750.000 kendaraannya menggunakan speedboat, bukan kelotok.

"Kalau yang ini mulainya dari Siring Menara Pandang di Banjarmasin. Paket wisatanya selain siring juga ke Pulau Kembang, Pulau Curiak dan Pulau Bakut," katanya.

Selain itu, menggunakan paket wisata apa pun, wisatawan bisa juga sekalian melepas hewan-hewan di pulau ini. Hewannya seperti kura-kura dan burung. Untuk ini, dikenai lagi biaya tambahan Rp 150.000 per jenis hewan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

Travel Tips
Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Jalan Jalan
Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Travel Update
Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Jalan Jalan
Arab Saudi Larang Warganya ke 16 Negara, Ada Indonesia dan Turki

Arab Saudi Larang Warganya ke 16 Negara, Ada Indonesia dan Turki

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.