Kompas.com - 06/10/2015, 14:54 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
Mutiara Khatulistiwa

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kayong Utara, Mas Yuliandi mengatakan akses yang terbatas dan minimnya informasi mengenai potensi pariwisata menjadi salah satu kendala selama ini. Oleh karena itu festival ini diharapkan menjadi promosi wisata Kepulauan Karimata sebagai “Mutiara Khatulistiwa” sekaligus sebagai ajang uji coba kesiapan pemerintah daerah menatap pelaksanaan Sail Selat Karimata yang akan dihelat tahun 2016 di wilayah tersebut.

“Beberapa sarana sedang kami siapkan seperti menyiapkan kapal perintis sebagai sarana transportasi reguler dan pembangunan dermaga di beberapa lokasi,” ungkap Yuliandi.

Untuk memunculkan pesona mutiara yang tersembunyi ini agar berkilau di dunia luar, lanjut Yuliandi, diperlukan strategi penyebaran informasi melalui berbagai media. Salah satu di antaranya yaitu mengajak masyarakat luas untuk ikut dalam kegiatan tersebut. "Tetapi karena keterbatasan sarana dan prasarana yang ada untuk menjangkau Pulau Karimata, kami membatasi jumlah peserta,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.