Kompas.com - 08/10/2015, 22:08 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
MANOKWARI, KOMPAS.com - Keberadaan hiu tutul atau gurano bintang di Taman Nasional Teluk Cendrawasih, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan mancanegara ke wilayah itu.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderasih (TNTC), Ben G Saroy, di Manokwari, Papua Barat, Selasa (6/10/2015), mengatakan, tidak sedikit wisatawan mancanegara mengunjungi TNTC. Jumlah mereka terus meningkat setiap tahun.

"Sebagian besar dari mereka, semata-mata untuk melihat hiu totol gurano bintang, mereka tidak takut, karena hiu jenis ini, bukanlah hiu buas,"kata Ben.

Menurutnya, hiu ini, merupakan jenis hiu yang senang hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Habitat gurano bintang itu, tidak menetap di wilayah perairan TNTC.

"Hiu ini, mudah ditemui di wilayah perairan Kuatisore, Kabupaten Nabire (salah satu kabupaten di provinsi Papua, yang berada di kawasan TNTC). Wisatawan mancanegara, sering datang di lokasi itu," kata dia.

Di TNTC, lanjut Ben, hiu tutul ini, bisa dijumpai sepanjang tahun. Menurutnya, hal ini yang membedakan TNTC dengan kawasan perairan lain, baik di Indonesia maupun negara lain.

"Sehingga, kapan pun kita datang ke Kuatisore, kita pasti bisa melihatnya. Ini yang barangkali membuat jumlah wisatawan mancanegara terus meningkat,"sebut Sarov.

Dia menambahkan, hiu jenis ini bukanlah predator yang buas. Sumber makanan bagi satwa ini adalah ikan puri yang populasinya cukup besar di kawasan TNTC. Dia mengajak pemerintah Kabupaten Nabire dan Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat turut menjaga habitat hiu ini.

Dari hasil penelitian yang dilakukan, hingga 2014 lalu, populasi gurano bintang masih cukup bagus. Jumlah hiu tersebut, antara 50 hingga 70 hiu.

"Hiu ini kan, jenis hiu yang jinak yang tidak akan memakan manusia. Bahkan sangat bersahabat, dan bisa mendatangkan income, jika potensi pariwisata di kawasan ini dikelola secara baik," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Travel Update
DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

Travel Update
Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.