Kompas.com - 19/10/2015, 17:46 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KOMPAS.com - Natuna. Apa yang terbersit di benak kita ketika mendengar Natuna? Mungkin Ikan, pantai, atau gas alam? Natuna terletak di perairan Laut China Selatan, di antara Malaysia dan Kalimantan, berbatasan dekat dengan Vietnam.

Iya, Natuna adalah salah satu pulau terdepan Indonesia. Termasuk dalam gugusan Kepulauan Tudjuh, begitu orang Natuna menyebutnya, Natuna terdiri dari ratusan pulau yang dikenal dengan tiga bagian berdasar pulau terbesarnya yaitu Natuna Utara dengan Pulau Laut, Natuna Tengah dengan Pulau Bunguran, dan Natuna Selatan dengan Pulau Subi dan Serasan. Gugusan Kepulauan Tudjuh sendiri terdiri dari 4 kepulauan: Badas, Tambelan, Natuna, dan Anambas.

Kabupaten Natuna masuk dalam wilayah teritori Provinsi Kepulauan Riau. Sebelum pemekaran, Natuna merupakan sebuah kecamatan yang meliputi banyak pulau, sehingga ada ujar orang lokal, "Dulu waktu masih jadi satu dengan Riau, kami tak pernah melihat bupati, Mbak."

Letak geografisnya yang berada di tengah Laut China Selatan memang menghasilkan tantangan tersendiri terkait akses. Natuna memiliki bandar udara yang berbagi dengan bandar udara TNI Angkatan Udara di Ranai, ibu kota kabupaten.

Penerbangan menuju Natuna dilayani oleh pesawat komersial yang melewati Batam dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 10 menit. Selain jalur udara, kapal perintis dan kapal Pelni yang beroperasi di jalur Jakarta - Pontianak - Surabaya juga ada yang singgah di beberapa pulau di Natuna.

"Natuna dulu sebenarnya masuk Malaysia, Mbak, lalu setelah kemerdekaan, masuk menjadi bagian dari Indonesia," Pak Aan, penduduk Natuna, bercerita.

Menurut sejarah, Natuna dulu merupakan bagian dari Kesultanan Johor di Malaysia. Waktu berlalu, Natuna kemudian menjadi bagian kekuasaan Kesultanan Riau, dan ketika Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan, Riau bergabung dengan Indonesia, menjadikan Natuna bagian dari Republik Indonesia.

Tak heran, etnis Melayu adalah etnis paling dominan di Natuna. Tentu saja corak Melayunya begitu kental, baik bahasa, jenis makanan, hingga ramah hangatnya penerimaan orang-orang di sana.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Kompasiana
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.