Kompas.com - 28/11/2015, 11:40 WIB
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana di Teluk Pemuteran, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (27/11/2015). KOMPAS.COM/SRI LESTARIDeputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana di Teluk Pemuteran, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (27/11/2015).
|
EditorI Made Asdhiana
BULELENG, KOMPAS.com - Indonesia telah memiliki tenaga kerja yang telah tersertifikasi melalui program pemerintah berjumlah 21.500 sertifikat. Jumlah tenaga kerja yang wajib disertifikasi dari enam divisi yang dipertukarkan di ASEAN berjumlah 125.000.

"Untuk tahun 2015, pemerintah akan mengeluarkan sekitar 17.500 sertifikat standar ASEAN," kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana saat berkunjung ke Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (27/11/2015).

Pemerintah gencar melakukan sertifikasi standar ASEAN sesuai dengan MRA (Mutual Recognition Arrangement), yaitu kesepakatan pengakuan atas produk atau tenaga kerja yang memegang sertifikat standar ASEAN.

"Jadi per 1 Januari 2016, pekerja yang memegang sertifikasi standar ASEAN bisa bekerja di Malaysia atau Singapura dan di negara ASEAN lainnya, sesuai divisi yang kita keluarkan sertifikasi," kata Pitana.

Divisi tersebut di antaranya Food and Beverage, Restaurant, Travel Agency, Tour Leader, Housekeeping. Jumlah 17.500 sertifikat yang dikeluarkan pemerintah pada tahun ini, belum termasuk sertifikasi yang dikeluarkan oleh masing-masing industri.

Pitana menambahkan, industri yang mampu mengeluarkan sertifikasi dengan minimal standar ASEAN adalah kelompok atau grup-grup hotel yang memiliki standar internasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X