Kompas.com - 16/12/2015, 10:21 WIB
Para peserta Media Trip Ezytravel 'Jalan-Jalan Seru Bogor' sedang mengamati Patung Sleeping Buddha di Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat, Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/12/2015). KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJOPara peserta Media Trip Ezytravel 'Jalan-Jalan Seru Bogor' sedang mengamati Patung Sleeping Buddha di Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat, Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/12/2015).
|
EditorI Made Asdhiana
BOGOR, KOMPAS.com - Patung Buddha Tidur dengan panjang 18 meter dan tinggi 5 meter di Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Namun bagaimanakah cara untuk menuju ke wihara tersebut?

Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat beralamat di Kampung Jati RT002/06 Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Nah untuk mengunjungi wihara tersebut terdapat beberapa cara seperti naik motor, bus, angkutan kota, dan kereta api. Saat acara Media Trip Ezytravel.co.id "Jalan-Jalan Seru Bogor", Jumat (15/12/2015), KompasTravel sempat mencoba pilihan menggunakan angkutan kota dengan titik keberangkatan dari Pasar Parung, Bogor.

Angkutan kota yang digunakan yakni bernomor 06 tujuan Parung - Bogor. Setelah naik, ingatkan sopir angkutan untuk berhenti di titik PWRI atau Makam Giri Tama. Biaya yang dibutuhkan adalah Rp 5.000. Dari tempat berhenti, terdapat dua pilihan cara untuk mencapai Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat yakni berjalan kaki dan naik ojek.

KompasTravel memilih cara berjalan kaki untuk mencapai wihara. Dengan berjalan kaki, waktu yang dibutuhkan adalah 20 menit atau berjarak selitar satu kilometer. Sementara jika naik ojek dari tempat pemberhentian angkutan kota, menurut salah satu Pengurus Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat, Andrean Halim, biaya untuk ojek berkisar Rp 10.000.

Jika berangkat dari Jakarta, pilihan lain yang dapat digunakan adalah menggunakan kereta api dan bus. Andreas menyebutkan jika menggunakan kereta api, wisatawan dapat naik Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bogor dan turun di Stasiun Bojong Gede dan Bogor. "Kalau turun di Bojong Gede, bisa naik ojek. Bayarnya sekitar Rp 30.000," katanya.

Sementara jika turun di Stasiun Bogor, Andreas menjelaskan cukup berjalan kaki ke arah Terminal Bus Merdeka, Bogor dan menggunakan angkutan kota dengan nomor 06 tujuan Parung - Bogor.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika menggunakan bus dari Jakarta, gunakan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) dari Grogol tujuan Bubulak dan berhenti perempatan Yasmin kemudian dilanjutkan dengan bus ke arah Parung. Untuk titik turun masih tetap sama yakni Makam Giri Tama atau PWRI.

Jika dari Bekasi, wisatawan dapat menggunakan KRL tujuan Bogor dan bisa turun di stasiun Bojong Gede dan Bogor. Untuk moda transportasi lanjutan, bisa menggunakan pilihan ojek atau angkutan kota.

Jika dari Bogor, wisatawan dapat menggunakan angkutan kota dari Terminal Merdeka dengan nomor 06 Bogor - Parung. Untuk titik pemberhentian masih sama yakni Makam Giri Tama atau PWRI dan bisa dilanjutkan dengan naik ojek.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Travel Update
Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Jalan Jalan
Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Travel Update
Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Travel Update
Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Travel Update
Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Jalan Jalan
Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Travel Tips
Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Travel Update
Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Travel Tips
Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Museum Angkut di Kota Batu Terbaru 2021

Jam Buka dan Harga Tiket Museum Angkut di Kota Batu Terbaru 2021

Jalan Jalan
Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Bantul Tutup Akhir Pekan

Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Bantul Tutup Akhir Pekan

Travel Update
Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Travel Update
3 Daftar Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

3 Daftar Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

Travel Update
6 Fakta Karst Rammang-Rammang Maros, Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

6 Fakta Karst Rammang-Rammang Maros, Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X