Kompas.com - 02/01/2016, 09:12 WIB
Di Heerlijk Osing Cafe, pengunjung bukan hanya menikmati menu tapi juga bisa melakukan transaksi pos karena kafe ini berada di sekitar Kantor Pos Besar Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATIDi Heerlijk Osing Cafe, pengunjung bukan hanya menikmati menu tapi juga bisa melakukan transaksi pos karena kafe ini berada di sekitar Kantor Pos Besar Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
|
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Ada kafe unik di Banyuwangi. Bukan hanya sekadar untuk nongkrong, di Heerlijk Osing Cafe pengunjung juga bisa melakukan transaksi yang biasanya dilakukan di Kantor Pos.

Berada di Jalan Diponegoro No 1 Banyuwangi, kafe yang berada di tengah kota ini memang berdampingan dan masih di berada lokasi Kantor Pos Pusat Kabupaten Banyuwangi.

"Pengunjung yang datang bisa melakukan transaksi seperti mengirim barang atau surat di cafe ini," jelas Eko Luhur Pambudi, penanggung jawab Heerlijk Osing Cafe kepada KompasTravel, Rabu (30/12/2015).

Untuk menu yang disediakan, Eko menjelaskan Soda Perawan dan Roti Itali yang banyak dipesan oleh pengunjung. Soda Perawan memiliki warna yang menarik dan berlapis hijau, kuning dan merah.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Soda Perawan, salah satu minuman yang banyak dicari pengunjung Heerlijk Osing Cafe di Banyuwangi, Jawa Timur. Soda Perawan yang segar ini memiliki warna yang menarik. Jika diaduk warna akan tercampur menjadi ungu.
"Jika diaduk warnanya menjadi ungu. Rasanya segar sekali karena campuran soda dan beberapa jenis sirup," kata Eko.

Sementara untuk Roti Itali sejenis pizza yang memiliki rasa yang gurih, tipis dan cenderung kering. Ada beberapa topping yang ditawarkan seperti Roti Itali Rasa Padang yang terdiri dari ayam, paprika, bombay, jamur saus balado.

"Ada juga yang topping-nya smooked beef dan sosis. Sesuai dengan selera. Bedanya di sini rotinya tipis dan kering," sambung Eko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Eko, menu-menu yang disajikan namanya unik disesuaikan dengan karakter Using, suku Asli Banyuwangi seperti Mie Like This, Mie Ngamen, Sego Mangkok dan Badhogan Ndeso.

Heerlijk sendiri diambil dari bahasa Belanda yang artinya lezat. Eko menjelaskan bangunan kafe tersebut merupakan bangunan Belanda yang menjadi bagian dari Kantor Pos Banyuwangi. "Untuk bangunan tidak ada yang diubah, hanya interiornya saja," katanya.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Roti Itali yang tipis dan renyah menjadi menu andalan Heerlijk Osing Cafe, di Banyuwangi, Jawa Timur.
Untuk tempat, pengunjung bisa memilih di indoor ataupun outdoor. Keduanya memiliki spot yang menarik untuk nongkrong. Di luar terdapat dekorasi seperti teka teki silang yang ditempel di dinding dengan kata kata dari bahasa Using.

"Untuk yang indoor biasanya sering juga digunakan untuk acara pertemuan komunitas. Dan kami sengaja menyediakan telepon dan radio kuno serta dekorasi unik agar pengunjung betah saat nongkrong di sini," tambah Eko.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.