Sambut Tahun Baru Imlek, Kota Solo Dipenuhi Lampion

Kompas.com - 22/01/2016, 19:16 WIB
Lampion-lampion mulai dipasang di kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Kamis (21/1/2016). Panitia Bersama Imlek Solo 2567 akan memasang sekitar 4.000 lampion di kawasan Pasar Gede dan Kali Pepe untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2567 yang jatuh pada 8 Februari 2016. Perayaan Imlek di Solo akan disemarakkan sejumlah acara, antara lain pentas barongsai dam liong, penyalaan kembang api, donor darah, dan aksi sosial. KOMPAS/ERWIN EDHI PRASETYALampion-lampion mulai dipasang di kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Kamis (21/1/2016). Panitia Bersama Imlek Solo 2567 akan memasang sekitar 4.000 lampion di kawasan Pasar Gede dan Kali Pepe untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2567 yang jatuh pada 8 Februari 2016. Perayaan Imlek di Solo akan disemarakkan sejumlah acara, antara lain pentas barongsai dam liong, penyalaan kembang api, donor darah, dan aksi sosial.
EditorI Made Asdhiana
SOLO, KOMPAS.com - Ribuan lampion dan pernak-pernik lainnya menghiasi perayaan Tahun Baru Imlek 2567 yang dipusatkan di kawasan Pasar Gedhe Solo dan akan dimeriahkan berbagai acara kesenian tradisional untuk mampu menyedot kunjungan wisatawan.

"Untuk meramaikan Imlek akan dipasang 3.000 lampion dan pemasangan 12 Shio, Neon Box 12 Shio dan lampion Dewa Rezeki di koridor Jalan Jenderal Sudirman Solo," kata Ketua Panitia Bersama Imlek Solo, Sumartono Hadinoto di Solo, Kamis (21/1/2016).

Untuk acara Imlek diawali Grebeg Sudiro, 31 Januari 2016 dan diakhiri penutupan Solo Imlek Festival, 6 Februari 2016 yang dimeriahkan dengan pelepasan 1.000 lampion terbang untuk mohon berkah di Tahun Kera Api.

Menurut Sumartono, dalam Grebeg Sudiro akan dipamerkan berbagai jenis pernak-pernik yang berbau Imlek dan juga dimeriahkan berbagai atraksi kesenian Tionghoa maupun daerah Solo dan sekitarnya.

"Imlek ini kami mengambil tema Budaya Imlek Memperkokoh NKRI, maka atraksi yang kami tampilkan dalam Imlek ini juga beraneka ragam hasil dan budaya yang ada di kota ini," katanya.

Sumartono mengatakan dalam Imlek ini juga digelar aksi sosial membantu renovasi rumah tidak layak huni berupa pemasangan tegel sebanyak 40 rumah, aksi donor darah di Solo Paragon Mall, 30 Januari 2016 serta mendukung acara Solo Great Sale 1-29 Februari 2016.

Solo Imlek Festival digelar di halaman Benteng Vastenburg mulai 1-6 Februari 2016 dengan menampilkan sebanyak 70 buah stand yang akan menjual berbagai macam pernak-pernik dan makanan yang ada kaitannya dengan Imlek.

Pembukaan Solo Imlek Festival akan dimeriahkan lampion air dan pentas Wayang Golek dengan dalang Tan De Sing (Pasundan Asih dan Giri Harja Bandung) mengangkat cerita "Copet Ber-Imlek-an di Kota Solo".

Sumartono menambahkan, Minggu (7/2/2016) digelar menulis kaligrafi China sepanjang 500 meter di atas kertas untuk memecahkan Rekor Muri. Malam harinya akan digelar pesta kembang api di halaman Balaikota Surakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X