Permainan Tradisional Meriahkan Tabalong Ethnic Festival 2016 - Kompas.com

Permainan Tradisional Meriahkan Tabalong Ethnic Festival 2016

Kompas.com - 19/02/2016, 20:00 WIB
BARRY KUSUMA Pembukaan Festival Tabalong di Kota Tanjung, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (11/2/2015). Festival bertema 'Beauty of Tabalong' berlangsung 11-14 Februari 2015. Keindahan tanah Banua Saraba Kawa melalui festival ini.
TANJUNG, KOMPAS.com -Berbagai permainan tradisional seperti balogo, main tali, dan badako turut memeriahkan Tabalong Ethnic Festival 2016 yang dilaksanakan Yayasan Putera/Puteri Saraba Kawa di Taman Kota Tanjung, Kalimantan Selatan, 15-21 Februari.

Menurut salah satu panitia penyelenggara dari Yayasan Pusaka Erlinda di Tanjung, Kamis (18/2/2016), permainan tradisional anak-anak diperagakan oleh Forum Anak Daerah Kabupaten Tabalong dengan harapan mempopulerkan kembali permainan jaman dulu kepada masyarakat.

"Selama ini permainan tradisional anak-anak mulai jarang dipertontonkan karena itu Forum Anak Daerah Kabupaten Tabalong ingin mempopulerkan permainan tradisional anak-anak seperti cukcuk bimbi, badako dan balogo melalui Tabalong Ethnic Festival," jelas Erlinda.

Selain menampilkan aneka permainan tradisional lokal, Tabalong Ethnic Festival ni juga dimeriahkan atraksi Kuntau dari perkumpulan Tujuh Sepucuk dan Hasim Harimau dari Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak.

Termasuk kesenian tradisional daerah Banjar mulai dari Mamanda yang dibawakan Sanggar Pusaka Tanjung dan Musik Panting menjadi magnet festival budaya di "Bumi Saraba Kawa' ini.

Direktur Yayasan Pusaka Firman Yusi mengatakan Tabalong Ethnic Festival tahun ini akan mengundang drummer dari Group Band Gigi Gusti Hendy yang akan berkolaborasi dengan alat musik tradisional Banjar.

"Kolaborasi drummer GIGI dengan alat musik tradisional daerah oleh Sanggar Suluh Banua rencananya kita gelar Sabtu malam dengan tampilan pembuka berupa musik Bambu dari Kota Banjarmasin," jelas Firman.

Selanjutnya puncak acara Tabalong Ethnic Festival akan dimeriahkan Ethnic Carnaval yang akan diikuti sekitar 200 peserta per kelompok maupun perorangan dengan menampilkan aneka busana khas Banjar dan Dayak. (Antara/Herlina Lasmianti)


EditorNi Luh Made Pertiwi F

Close Ads X