Kompas.com - 11/03/2016, 22:17 WIB
Sejumlah peselancar lokal bersaing untuk dapat berdiri paling lama saat berkompetisi di lomba selancar gelombang bono, Sungai Kampar, Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Selasa (19/11/2013). Lomba yang diikuti 30 peserta tersebut merupakan rangkaian dari Festival Bekudo Bono 2013. Acara diselenggarakan 17-23 November dengan beragam kegiatan, mulai dari lomba memancing, berselancar hingga pergelaran budaya lokal dan bazar. TRIBUN PEKANBARU/MELVINAS PRIANANDASejumlah peselancar lokal bersaing untuk dapat berdiri paling lama saat berkompetisi di lomba selancar gelombang bono, Sungai Kampar, Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Selasa (19/11/2013). Lomba yang diikuti 30 peserta tersebut merupakan rangkaian dari Festival Bekudo Bono 2013. Acara diselenggarakan 17-23 November dengan beragam kegiatan, mulai dari lomba memancing, berselancar hingga pergelaran budaya lokal dan bazar.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

PELALAWAN, KOMPAS.com - Tiga peselancar Australia tertantang untuk memecahkan rekor dunia berselancar di Ombak Bono, Sungai Kampar, Pelalawan, Riau, 9-12 Maret 2016.

Selama empat hari, mereka menjajal dahsyat dan derasnya Ombak Bono guna mencatatkan namanya di daftar pemegang Guinness World Record.

"Mulai kemarin tiga peselancar Australia sudah mulai menjajal gelombang Bono di Teluk Meranti. Sampai 12 Maret mereka akan terus berupaya memecahkan World Record yang sebelumnya tercatat jarak 12,32 Km di Seven River Inggris," jelas Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Riau Fahmizal, Kamis (10/3/2016) seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Di Teluk Meranti, tiga peselancar asal Negeri Kangguru berencana mencetak rekor surfing dengan menaklukkan gelombang Bono sejauh 20 kilometer. Atraksi menantang adrenalin ini direspon positif oleh wisatawan mancanegara asal Malaysia, Australia, dan Singapura.

Setelah menyaksikan Gerhana Matahari Total (GMT) 88-100 persen di Pantai Ogis Speak Telukmeranti Pelalawan (9/3), mereka tak langsung pulang ke negaranya. Waktu menginap diperpanjang hingga 13 Maret.

"Sejumlah wisatawan dari Batam malah menggunakan speedboat. Efeknya sangat besar," tambah Fahmizal.

Saat ini, ada lima sungai di dunia yang bisa berselancar di atasnya. Bono di Pelalawan ini kelebihannya memiliki tujuh level gelombang (Seven Ghost). Saat hujan, gelombangnya lebih dari itu.

"Ini makin melengkapi event sport tourism yang kerap digelar Kemenpar, Selain Tour de Singkarak, Tour de Ijen, Bintan Triathlon serta Jakarta Marathon, wisman dan wisnus juga bisa menjajal surfing gelombang Bono di Riau," tutur Fahmizal. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.