Kompas.com - 03/05/2016, 23:16 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

WAISAI, KOMPAS.com - Siapa tak kenal Raja Ampat? Di kalangan para pecinta bahari, nama Raja Ampat di Papua Barat begitu dikenal. Rugi jika ke Raja Ampat tidak melakukan snorkeling atau diving. Begitu kata wisatawan yang pernah ke sana.

Kementerian Pariwisata ingin menggenjot kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara (wisman) dari Perancis ke Raja Ampat. Untuk itulah Kemenpar mengundang media Perancis berkunjung ke Provinsi Papua Barat.

Didampingi M Timmi Timothy Setia, Service Socio-Culturel KBRI Paris dan Anang Sumarna selaku Assistant Manager France, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) France, sebanyak 15 orang dari media Perancis tiba di Manado, Sulawesi Utara, Senin (2/5/2016).

Menginap semalam di Manado, keesokan harinya, Selasa (3/5/2016), mereka melanjutkan perjalanan ke Sorong, Papua Barat.

Menurut Made Wira Adikusuma, Kasubbid Perjalanan Minat Khusus dan Konvensi Asdep Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, ke-15 media asal Perancis ini sengaja diundang ke Raja Ampat untuk melihat langsung keindahan bawah laut destinasi wisata bahari yang digandrungi para pecinta selam tersebut.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Raja Ampat Dive Lodge di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (3/5/2016).
Timmi Timothy Setia memaparkan, umumnya wisatawan Perancis suka wisata budaya, sejarah dan ekowisata. "Mungkin diving ini masuk ekowisata," kata Timmi yang sudah puluhan tahun tinggal di Perancis.

Awalnya Timmi mengaku kesulitan mengajak mereka yang memiliki media di Perancis datang ke Indonesia. Alasannya mereka sudah memiliki jadwal ketika pihak Kemenpar mengundang pada waktu bersamaan.

Meskipun demikian, Timmi berhasil membawa media asal Perancis yang berminat terhadap wisata bahari khususnya diving datang ke Indonesia.

Alessandro Capoccia, salah seorang fotografer mengaku baru pertama kali ke Raja Ampat. "Kalau ke Bali sudah sering. Raja Ampat baru kali ini saya ke sana," katanya.

Selasa (3/5/2016), rombongan meninggalkan Sorong menuju Pulau Mansuar. Selama 2 jam boat melaju tanpa halangan berarti. Cuaca mendukung, ombak pun tidak beringas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.