Kompas.com - 09/06/2016, 16:08 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Kalkulator

Di pasar itu, pedagang pembeli bisa saling menawar harga. Meskipun, banderol harga sudah dicantumkan di barang dagangan.

Walau ramai sekali orang beradu tawar, ujung-ujungnya, barang dilepas juga ke tangan pembeli. Kok bisa?

Rupanya, jalan tengah dari tawar menawar itu adalah kalkulator. Pedagang cukup mengetik angka di papan sentuh kalkulator dan mengarahkannya kepada pembeli. Kalau pembeli menganggukkan kepala, sudah barang tentu, kedua pihak sudah sepakat soal harga.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Para pedagang di Pasar Malam Chiang Mai, kebanyakan hanya mampu berbahasa Thailand. Banyak dari mereka tak bisa berbahasa Inggris.

Sementara, banyak juga para pengunjung yang hanya berbekal bahasa mereka sendiri. Jadilah, masuk akal bila piranti kalkulator yang menggunakan aksara angka universal adalah “pemersatu” keberagaman itu.

Ihwal harga, silakan diadu. Taruhlah, nilai satu bath Thailand setara dengan Rp 380. Sementara, rerata harga barang di sana dimulai dari 10 bath. Harga itu adalah untuk satu gantungan kunci kecil dari batu yang dibentuk seperti hewan gajah. Oh iya, gajah adalah binatang khas Thailand.

Barang-barang yang dijual di Pasar Malam Chiang Mai, secara kasat mata, bagus mutunya. Walau, ada barang yang acap dikenal sebagai barang palsu alias KW. “Iya, kita maklumlah, barang-barang produksi China juga ada di sini,” tutur Indra Nugraha.

Chiang Mai, menunjukkan dirinya di Pasar Malam dengan aneka produk kerajinan. Salah satu yang menonjol adalah tas jinjing beraneka warna. Termasuk juga dompet.

Harga kedua jenis ini pun boleh dikatakan murah meriah alias murmer. Sebuah dompet perempuan berukuran sekitar 15 cm x 10 cm bisa ditebus dengan uang 50 bath. Lalu, tas jinjing dari katun ukuran 25 cm x 30 cm memunyai harga bervariasi mulai dari 80 bath sampai dengan 250 bath.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Ozil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Ozil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Travel Update
Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Jalan Jalan
Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Travel Update
Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Jalan Jalan
Paket Rp 9,8 Juta ke Korsel buat Fans K-Pop dan K-Drama

Paket Rp 9,8 Juta ke Korsel buat Fans K-Pop dan K-Drama

Travel Promo
4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

Jalan Jalan
Riset: Pengeluaran Turis Kini Lebih Banyak untuk Beli Pengalaman daripada Barang

Riset: Pengeluaran Turis Kini Lebih Banyak untuk Beli Pengalaman daripada Barang

Travel Update
Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Trekking dan Hiking

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Trekking dan Hiking

Travel Tips
Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Travel Update
Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

BrandzView
Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Travel Update
Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.