Kompas.com - 01/07/2016, 17:09 WIB
Penulis Reza Pahlevi
|
EditorPalupi Annisa Auliani

Semua orang pun sontak tersentak. Pesan itu membuat kaget seluruh orang.

Belum reda kekagetan orang-orang, Putri Mandalika melompat ke laut. Kekagetan berganti menjadi kepanikan dan teriakan histeris.

Pada saat pula alam pun ikut andil. Secara tiba-tiba ada gelombang laut besar dan petir menyambar.

Semua orang berusaha mencari sang putri. Tak juga sang putri ketemu, justru muncul beragam binatang dalam jumlah banyak dari dasar laut. Mereka adalah cacing laut dalam aneka rupa mempesona, paduan antara putih, hitam, hijau, kuning, dan cokelat.

Binatang itu kemudian disebut sebagai nyale. Banyak orang Lombok meyakini binatang itu sebagai jelmaan sang putri yang hilang ditelan lautan sekaligus penanda cintanya pada Mandalika.

Dari sanalah kemudian lahir tradisi bau nyale di Lombok, yang dilakukan berupa upacara perburuan cacing laut.

Biasanya acara ini diselenggarakan pada Februari atau Maret. Untuk menyambutnya, masyarakat melakukan berbagai macam ritual sejak jauh-jauh hari, mulai dari rumah masing-masing pada malam sebelum hari upacara.

Di Indonesia hanya ada tiga tradisi serupa di Indonesia. Selain Bau Nyale di Lombok ini, dua upacara yang lain dapat dijumpai di Ambon dan Sumba.

Mandalika hari ini

Hikayat tentang sang putri Mandalika antara lain dapat ditemukan dalam buku Rangkuman 100 Cerita Rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke karya Irwan Rouf dan Shenia Ananda.

Pada hari ini, Mandalika merupakan destinasi wisata pantai dan budaya yang berada di selatan Pulau Lombok, tepatnya di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.