Kompas.com - 02/07/2016, 09:09 WIB
Pengunjung melihat satwa di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Sabtu (18/7/2015). Pada liburan Lebaran, pengunjung yang sebagian besar berasal dari daerah di sekitar Jakarta memadati kebun binatang ini.
 KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTAPengunjung melihat satwa di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Sabtu (18/7/2015). Pada liburan Lebaran, pengunjung yang sebagian besar berasal dari daerah di sekitar Jakarta memadati kebun binatang ini.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Berencana liburan bersama anak ke Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta pada libur Lebaran mendatang? Melihat satwa-satwa di Ragunan bisa jadi pilihan liburan sambil belajar bersama anak-anak.

Selain melihat satwa-satwa yang berada di dalam area kandang, jangan lupa untuk belajar bersama petugas Kebun Binatang Ragunan tentang makanan satwa. Anda bersama anak bisa menyaksikan petugas saat memberikan makanan (feeding time) untuk satwa-satwa yang ada di Ragunan.

"Atraksi feeding time ini bisa disaksikan oleh wisatawan. Feeding time-nya berjalan sekitar 10 menit untuk di area masing-masing kandang," kata Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang saat dihubungi KompasTravel di Jakarta, Jumat (1/7/2016) sore.

Ia menyebutkan, wisatawan bisa melihat feeding time satwa-satwa seperti gajah, buaya, komodo, jerapah, gorila, orang utan, dan burung pelikan. Sambil petugas Ragunan memberi makan satwa, Anda bisa berinteraksi dengan petugas dan juga belajar tentang makanan-makanan satwa di Ragunan.

"Untuk atraksinya ada yang setiap hari ada juga yang seminggu sekali. Burung pelikan misalnya jam 11 siang dan feeding time-nya satu kali sehari," katanya.

Namun, ungkap Wahyudi, wisatawan tidak diperkenankan untuk mencoba langsung atraksi feeding time tersebut. Hal itu lantaran pertimbangan efisiensi feeding time dan keamanan wisatawan.

"WIsatawan gak boleh ikutan memberi makanan di feeding time. Pernah kita coba ke gorila. Wisatawan melempar makanan tapi gak tepat ke gorilanya. Jadi makanannya terhambur begitu saja," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wahyudi berharap dengan adanya atraksi feeding time ini bisa menambah wawasan wisatawan terkait satwa-satwa yang ada di Ragunan. Selain itu, kegiatan feeding time memang sejalan dengan visi Ragunan yang memberikan edukasi kepada masyarakat.

Taman Margasatwa Ragunan didirikan pada tanggal 19 September tahun 1864 di Batavia (kini Jakarta) dengan nama “Planten en Dierentuin” di Jalan Cikini Raya tepat di atas tanah yang dihibahkan oleh pelukis ternama di Indonesia Raden Saleh. 

Ragunan pertama kali dikelola oleh perhimpunan penyayang Flora dan Fauna Batavia (Culture Vereniging Planten en Dierentuin at Batavia). Taman Margasatwa Ragunan saat ini berlokasi di Jl. Harsono RM. Nomor 1, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta. Tiket masuk Ragunan yakni Rp 3.000 untuk anak-anak dan Rp 4.000 untuk dewasa.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.