Kompas.com - 25/07/2016, 16:14 WIB
Destinasi wisata Pianemo di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar begitu melihat keindahan Pianemo dari atas bukit. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANADestinasi wisata Pianemo di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar begitu melihat keindahan Pianemo dari atas bukit.
|
EditorI Made Asdhiana

BANDUNG, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memproyeksikan tahun depan Indonesia bisa mengalahkan pariwisata Malaysia. Alasannya, tahun ini, Indonesia baru bisa mengalahkan Malaysia dalam dua hal yakni branding dan pertumbuhan.

Branding Wonderful Indonesia melesat jauh ke ranking 43, sedangkan Truly Asia Malaysia ada di ranking 96,” ujar Arief di sela-sela Rakernas dan Munas I Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) 2016 di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/7/2016).

Begitupun dengan pertumbuhan Indonesia yang naik 10 persen, sedangkan pertumbuhan Malaysia minus 15 persen.

Namun dari jumlah wisatawan mancanegara dan devisa masih kalah. “Devisa kita 10 miliar dollar AS, dia (Malaysia) 20 miliar dollar AS. Wisman kita di angka 10 juta, sedangkan Malaysia 25 juta,” ucapnya.

KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Warga luar Suku Tengger menangkap dengan jaring sesaji yang dilemparkan warga Tengger ke dalam kawah Gunung Bromo dalam puncak perayaan Yadnya Kasada di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (21/7/2016). Perayaan Yadnya Kasada sebagai ritual penghormatan leluhur dan wujud terima kasih warga Tengger atas hasil bumi tetap dilakukan walaupun Gunung Bromo berstatus Waspada.
Untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara, menurut Menpar, pihaknya menyiapkan promosi lebih besar. Jika anggaran yang disetujui tahun depan Rp 4 triliun, maka lebih dari separuhnya digunakan untuk promosi internasional.

“Karena impact wisman ada tiga, sedangkan wisatawan lokal ada dua. Wisman berpengaruh pada devisa, PDB, dan tenaga kerja. Kalau wisatawan lokal hanya PDB dan tenaga kerja,” tuturnya.

Dengan anggaran Rp 4 triliun, lanjut Menpar, anggaran untuk destinasi akan diturunkan, fokus di 10 destinasi prioritas. Yakni Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Mandalika, Bromo-Tengger-Semeru, Borobudur, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.

Untuk bermain di kelas dunia, sambung Arief, tentunya harus menggunakan standar dunia. Dari hasil survei, Indonesia masih memiliki beberapa kelemahan, di antaranya infrastruktur dan kebersihan.

KOMPAS.COM/RENI SUSANTI Menteri Pariwisata Arief Yahya pada Rakernas dan Munas I Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) 2016 di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/7/2016). Menpar mengungkapkan berbagai potensi pariwisata di Indonesia dan tantangannya.
“Bangsa ini konon mayoritas masyarakatnya beranggapan kebersihan sebagian dari iman tapi kenyataannya tidak begitu. Bukan kata saya tapi kata yang meranking kebersihan kita,” ucapnya.

Selain itu, untuk menggenjot pertumbuhan pariwisata dari luar negeri, Indonesia akan membuka rute penerbangan baru. Di antaranya dari China, India, dan Timur Tengah sebagai pintu masuk dari Eropa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fasilitas dan Wahana di Malang Night Paradise, Ada Rumah Hantu

Fasilitas dan Wahana di Malang Night Paradise, Ada Rumah Hantu

Jalan Jalan
Inggris Cabut Syarat Tes Perjalanan bagi Turis yang Divaksinasi

Inggris Cabut Syarat Tes Perjalanan bagi Turis yang Divaksinasi

Travel Update
10 Tempat Ngopi di Semarang, Ada Kafe dengan Bangunan Benteng

10 Tempat Ngopi di Semarang, Ada Kafe dengan Bangunan Benteng

Jalan Jalan
5 Tips Tidur Nyenyak Saat Bepergian, Coba Dengar Musik Santai

5 Tips Tidur Nyenyak Saat Bepergian, Coba Dengar Musik Santai

Travel Tips
4 Cara Mencegah Sakit Telinga Usai Naik Gunung

4 Cara Mencegah Sakit Telinga Usai Naik Gunung

Travel Tips
Terowongan Kendal Jakarta Kini Dihiasi Mural Seniman Jakarta-Berlin

Terowongan Kendal Jakarta Kini Dihiasi Mural Seniman Jakarta-Berlin

Jalan Jalan
Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Jalan Jalan
Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Travel Update
Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Travel Promo
Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.