Kompas.com - 12/09/2016, 08:27 WIB
Salah satu aktivitas wisata di Kuching Waterfront, Sarawak, Malaysia. KOMPAS.COM/YOHANES KURNIA IRAWANSalah satu aktivitas wisata di Kuching Waterfront, Sarawak, Malaysia.
|
EditorI Made Asdhiana

SARAWAK, KOMPAS.com - Upaya mendatangkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari negara Sarawak, Malaysia Timur dalam Festival Wonderful Indonesia (FWI) di Aruk, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat terus dilakukan Kementerian Pariwisata. Festival tersebut akan diselenggarakan pada 17-18 September 2016.

Dalam rapat koordinasi antara Kemenpar dengan sejumlah elemen pemerintah terkait di Sarawak, Kamis (8/9/2016), salah satu topik pembahasan serius adalah bagaimana akses masyarakat perbatasan dari daerah Lundu dan Sematan yang bermukim di sekitar sempadan bisa datang dalam festival tersebut.

Akses tersebut dikemukakan oleh Distrik Officer (DO) Kepala Pejabat Daerah Lundu dan Sematan dalam pertemuan yang difasilitasi KJRI Kuching di Hotel Imperial. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Kepolisian Sarawak, Imigrasi, Dinas Perhubungan (JPJ), Bea Cukai (Jabatan Kastam) dan Kepala Distrik setempat.

Masing-masing negara secara khusus memiliki peraturan perundang-undangan yang mengatur prosedur bagi pelintas batas. Namun, khusus penyelenggaraan, masyarakat Sarawak yang bermukim di wilayah sempadan akan diberi kemudahan.

Distrik Officer Pejabat Daerah Lundu Tuan Haji Hamsien bin Atar mengungkapkan bahwa tidak semua masyarakat yang tinggal di perbatasan memiliki paspor. Mereka biasanya memiliki semacam kartu Pas Lintas Batas (PLB) yang hanya berlaku di wilayah sempadan yang tertuang dalam kesepakatan Sosek Malindo.

KOMPAS.COM/YOHANES KURNIA IRAWAN Rapat koordinasi antara perwakilan Kementerian Pariwisata dengan sejumlah elemen pemerintah Sarawak yang difasilitasi KJRI Kuching di Hotel Imperial, Kuching, Sarawak, Malaysia, Jumat (8/9/2016).
Untuk menyiasati hal tersebut, pihak Imigresen Sarawak menyebutkan akan membuka konter khusus bagi masyarakat sempadan yang ingin datang menyaksikan festival tersebut. Warga sempadan nantinya akan diberi tanda khusus dan terdata, sehingga lebih mudah untuk dikontrol keberadaan mereka selama berada di wilayah perbatasan Indonesia.

Mereka juga tidak diperkenankan masuk lebih jauh ke wilayah Indonesia dari batas yang ditentukan oleh penyelenggara, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Meski demikian, kendaraan belum diperkenankan untuk melintas perbatasan.

Pengunjung bisa memarkirkan kendaraan di tempat yang disediakan panitia yang berada di jalur di antara pos border sepanjang sekitar 700 meter.

Pihak Kemenpar nantinya akan menyediakan angkutan berupa bus untuk memobilisasi pengunjung dari Pos Lintas Batas Negara Biawak-Aruk menuju lokasi festival.

Konsul Jenderal KJRI Kuching Jahar Gultom mengatakan, ikatan kekerabatan di antara masyarakat yang tinggal di wilayah sempadan diharapkan bisa meningkatkan hubungan antar negara saat ini sudah semakin terbuka. Batas-batas wilayah hanya sebagai memenuhi ketentuan administrasi keimigrasian.

KOMPAS.COM/YOHANES KURNIA IRAWAN Aksi panggung Selvi, artis Bintang Pantura Indosiar dalam Festival Wonderful Indonesia di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (28/8/2016).
"Namun demikian tidak menjadi penghalang untuk meningkatkan hubungan antar negara, apalagi Sarawak dan Kalimantan Barat hanya berbatasan darat dan hubungan sosial antar wilayah perbatasan Sarawak dengan di Kalbar banyak yang memiliki hubungan kekerabatan," ujar Jahar.

FWI merupakan program Kemenpar dalam rangka meningkatkan aktivitas industri pariwisata Indonesia melalui konsep cross-border tourism untuk menggaet wisman asal Malaysia.

Beragam cara dan upaya dilakukan Kementerian Pariwisata guna memenuhi target kunjungan wisman sebanyak 12 juta kunjungan di tahun 2016. Salah satunya melalui perhelatan Festival Wonderful Indonesia (FWI). Dari 12 juta tersebut, sebanyak 2 juta di antaranya menjadi target kunjungan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Malaysia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.