Pilihan Destinasi Wisata Tak Biasa di Yogyakarta

Kompas.com - 25/09/2016, 12:23 WIB
Salah satu wisatawan berfoto di spot foto 1 obyek wisata alam Kalibiru, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Sabtu (22/8/2015). Untuk dapat berfoto di spot foto 1 ini, wisatawan dikenakan tarif sebesar Rp15.000 dan diberi waktu berfoto selama tiga menit. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoSalah satu wisatawan berfoto di spot foto 1 obyek wisata alam Kalibiru, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Sabtu (22/8/2015). Untuk dapat berfoto di spot foto 1 ini, wisatawan dikenakan tarif sebesar Rp15.000 dan diberi waktu berfoto selama tiga menit.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada musim liburan, pusat kota Yogyakarta biasanya padat oleh wisatawan. Wisatawan memenuhi sepanjang Jalan Malioboro, Pasar Beringharjo, Taman Sari, Keraton Yogyakarta, dan obyek-obyek wisata di Kota Yogyakarta lain.

Bagi sejumlah wisatawan, suasana Kota Yogyakarta yang padat, membuat ingin berwisata ke obyek-obyek wisata lain. Namun, ke manakah obyek-obyek wisata menarik di sekitar Kota Yogyakarta yang bisa dikunjungi?

Ketua Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Udhi Sudiyanto mengatakan, provinsi DIY memiliki obyek-obyek wisata yang beragam tergantung minat wisatawan. Mulai dari wisata alam hingga budaya, semua dimiliki provinsi DIY.

"Di Kulon Progo itu banyak spot-spot yang bagus misalnya Kalibiru dan Kebun Teh Nglinggo. Di Gunung Kidul ada Gunung Api Nglanggeran dan banyak sekali pantai yang sangat bagus seperti Nglambor, Indrayanti," kata Sudiyanto saat dihubungi KompasTravel, Sabtu (10/9/2016).

Kalibiru merupakan area pertanian dan kehutanan yang sengaja dikelola oleh masyarakat secara mandiri. Obyek wisata Kalibiru merupakan salah satu contoh pengelolaan kawasan kehutanan berbasis pariwisata.

KOMPAS.COM/RONNY ADOLOF BUOL Batu-batu raksasa yang membentuk dinding khas di kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Gunung Nglanggeran adalah gunung api purba di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Wisatawan bisa mendaki untuk menikmati suasana saat matahari mulai terbit.

"Kalau di Sleman, itu bisa lava tour di kaki Gunung Merapi di Kaliurang. Untuk yang menantang, bisa ke Goa Jomblang yang merupakan goa vertikal dan mesti turun pakai satu tali. Ada juga Pantai Timang di Gunung Kidul," jelasnya.

Di Kaliurang, tersedia puluhan kendaraan jenis jeep yang akan membawa para wisatawan menyusuri beberapa area di lereng Gunung Merapi yang dulunya porak-poranda. Rute yang ditawarkan biasanya dimulai dari Desa Kaliurang sebelum sunrise dan menuju ke Bebeng, Desa Kali Adem untuk menunggu matahari terbit, batu wajah atau batu alien, ke tempat juru kunci Merapi yaitu Mbah Maridjan tewas, lalu ke Mini Museum Desa Petung.

TRIBUNJOGJA.COM/AGUNG ISMIYANTO Sejumlah wisatawan tampak asyik melakukan rafting dengan perahu karet di Sungai Elo, Rabu (1/1/2014) siang. Kunjungan wisatawan di sejumlah obyek wisata di Kabupaten Magelang mengalami peningkatan cukup drastis saat liburan natal dan tahun baru kali ini.
Sementara, Pemilik Operator Wisata Jogja Geowisata, Widodo Nugroho menambahkan, pilihan desa-desa wisata di Yogyakarta juga bisa dikunjungi. Ia menyebutkan, wisatawan bisa menemukan aktivitas-aktivitas yang berbeda saat mengunjungi desa wisata.

"Kalau mau desa wisata, ada banyak aktivitas misalnya ingin bercocok tanam, menanam salak pondok, cara membuat gerabah keramik. Misalnya di Desa Wisata Kasongan di Bantul itu pusat keramik dan gerabah. Wisatawan bisa melihat pembuatan gerabah dan mencoba langsung. Juga bisa bawa pulang karyanya yang dibuat," ungkap Widodo saat dihubungi KompasTravel, Sabtu (10/9/2016).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X