Kompas.com - 20/10/2016, 11:34 WIB
EditorI Made Asdhiana

Menurut Ross, keanekaragaman di sekitar kawasan Toba hampir semua menggoda. Mulai kultur budaya unik Batak, pigura panorama alam indah di sepanjang pesisir Danau Toba, keheningannya, estetika bangunan tradisionalnya, tur keliling danaunya, semua sangat memesona. Alamnya menggoda, panorama pun merayu.

“Itu sebabnya yang kami arrange untuk mengikuti famtrip ke Indonesia berasal dari travel operator. Kami ingin memberikan gambaran riil soal potensi wisata di Indonesia. Hard selling-nya jadi makin gampang,” tambah Roos.

Roos optimistis Danau Toba akan makin laku dan populer. Menurutnya pasar wisata Indonesia sudah mulai banyak dilirik wisatawan Polandia. Hal itu bisa dilihat dari jalur penerbangan Warsawa ke Indonesia. Sejak Juni 2016, setiap dua minggu sekali, pesawat carter LOT Polish Airlines rajin bolak-balik Warsawa–Indonesia. Pesawatnya pun tak kecil.

Layanan charter flight tadi diisi dengan penerbangan Boeing 787 Dreamliner. Yang membuat Roos semringah, sejak Juni 2016, ketersediaan seat penumpang tak pernah kosong. Jumlahnya selalu menembus 252 penumpang.

ARSIP BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAR Sebanyak 16 Tour Operator Polandia, Austria, Hungaria, Slovakia, Bulgaria serta perwakilan Emirates dibawa keliling ke Danau Toba di Sumatera Utara yang merupakan danau vulkanik terbesar dan terdalam di dunia yang di tengahnya ada Pulau Samosir.
“Saya selalu meng-update info soal ini. Setiap dua minggu sekali penerbangan dari Warsawa ke Indonesia selalu full. Angkanya selalu menembus 252 seat, dan charter flight ini akan terus dilakukan per dua minggu sekali hingga Maret 2017,” ungkapnya.

Lantas apa yang dicari di Indonesia? Mengapa juga orang-orang Polandia dan Eropa Timur lainnya rela terbang 11 jam hanya untuk pelesiran ke Indonesia?

“Yang dicari 3S. Orang-orang Polandia itu sangat suka dengan 'sea, sand, and sun'. Danau Toba salah satu yang dicari karena ada unsur wisata air di dalamnya,” ulas Roos.

Soal ini, Roos sepertinya bisa bernapas lega. Berita perayaan HUT ke-71 RI yang dipusatkan di Danau Toba memastikan keseriusan pemerintah mengundang mata dunia melirik Danau Toba. Roh pariwisata pantai Danau Toba dan Tomok-Samosir seperti dipanggil kembali untuk merayu wisatawan pelesiran ke sana.

ARSIP BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAR Sebanyak 16 Tour Operator Polandia, Austria, Hungaria, Slovakia, Bulgaria serta perwakilan Emirates dibawa keliling ke Danau Toba di Sumatera Utara yang merupakan danau vulkanik terbesar dan terdalam di dunia yang di tengahnya ada Pulau Samosir.
Pada Agustus 2016 silam, danau yang merupakan kawah seluas 1.145 kilometer persegi itu menjadi perhatian dunia karena terus diekspos oleh ratusan media yang membawa kameranya ke Toba.

”Danau Toba merupakan salah satu keajaiban alam yang menakjubkan di Pulau Sumatera. Sulit untuk membayangkan pemandangan lain yang lebih indah untuk dikunjungi di Sumatera Utara selain tempat ini. Setelah famtrip ini, saya yakin kunjungan wisatawan Eropa Timur ke Danau Toba akan makin meningkat,” kata Roos. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dieng Culture Festival 2022 Digelar Lagi, Ini Jadwal dan Daftar Acaranya

Dieng Culture Festival 2022 Digelar Lagi, Ini Jadwal dan Daftar Acaranya

Travel Update
10 Larangan dan Imbauan Pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng

10 Larangan dan Imbauan Pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng

Travel Tips
Tarif Kontribusi Konservasi Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Masih Wacana

Tarif Kontribusi Konservasi Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Masih Wacana

Travel Update
8 Tempat Wisata Dekat Florawisata D'Castello Ciater Subang

8 Tempat Wisata Dekat Florawisata D'Castello Ciater Subang

Jalan Jalan
Tips Mendaki Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Jangan Meremehkan

Tips Mendaki Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Jangan Meremehkan

Travel Tips
Rute ke Basecamp Pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Mojokerto

Rute ke Basecamp Pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Mojokerto

Travel Tips
Solo Hiking Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Si Kecil yang Tak Boleh Diremehkan

Solo Hiking Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Si Kecil yang Tak Boleh Diremehkan

Jalan Jalan
4 Wisata Dekat Pantai Pasir Putih PIK 2, Ada Banyak Tempat Kulineran

4 Wisata Dekat Pantai Pasir Putih PIK 2, Ada Banyak Tempat Kulineran

Jalan Jalan
Merespons Keinginan Putin, Kapan Penerbangan Moskwa-Bali Dibuka Lagi?

Merespons Keinginan Putin, Kapan Penerbangan Moskwa-Bali Dibuka Lagi?

Travel Update
Museum Bank Indonesia Buka 7 Juli, Catat HTM dan Ketentuan Masuk

Museum Bank Indonesia Buka 7 Juli, Catat HTM dan Ketentuan Masuk

Travel Update
Museum Istana Hong Kong Dibuka untuk Umum

Museum Istana Hong Kong Dibuka untuk Umum

Travel Update
Sandiaga dan Gibran Ingin Penerbangan Internasional Langsung ke Solo

Sandiaga dan Gibran Ingin Penerbangan Internasional Langsung ke Solo

Travel Update
Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Aturan Keamanan Akan Diperketat

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Aturan Keamanan Akan Diperketat

Travel Update
Wisata ke Venesia Italia Bakal Dikenai Tiket Masuk, Segini Harganya

Wisata ke Venesia Italia Bakal Dikenai Tiket Masuk, Segini Harganya

Travel Update
Piala Dunia 2026, Jarak Antar Stadion Terjauh Capai 5.000 Km

Piala Dunia 2026, Jarak Antar Stadion Terjauh Capai 5.000 Km

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.