Kompas.com - 21/02/2017, 07:51 WIB
Wisatawan sedang naik gajah di komplek Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/IKA FITRIANAWisatawan sedang naik gajah di komplek Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
EditorI Made Asdhiana

Lebih lanjut Ikhsan mengatakan, pada tahun 2016, Borobudur berhasil mendatangkan sebanyak 2 juta wisman dan wisatawan nusantara (wisnus).

”Kita ingin di 2017 ini terus bertambah dan semakin banyak lagi wisatawan Thailand yang datang ke destinasi kami,” harapnya.

Sementara itu, Rizki Handayani memaparkan, bukan hanya umat Buddha yang bisa mendatangi Borobudur atau Joglosemar. Seluruh wisman dan dari mana pun bisa menyambangi kehebatan Borobudur dan ketiga kota tersebut.  

Menurut Rizki, ketiga kawasan tersebut juga sedang disiapkan untuk menjaring wisman asal Timur Tengah yang memiliki pengeluaran paling tinggi dan lama tinggal paling lama.

“Jumlah outbound Timur Tengah juga sekitar 120 juta orang setiap tahunnya. Dan di Kawasan Asia Tenggara, yang terbesar justru di Thailand dan disusul Malaysia,” kata Rizki.

KOMPAS/ERWIN EDHI PRASETYA Karnaval Solo dirangkai dengan pergelaran tari kolosal Adeging Kutha Sala menyemarakkan puncak perayaan hari ulang tahun ke-270 Kota Solo, di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (21/2/2015) malam. Tampak karnaval yang menggambarkan peristiwa boyongan (pindah) Keraton Kartasura ke Sala.
“Halal tourism itu tidak terkait langsung dengan agama, tetapi lebih ke servis dan gaya hidup. Sudah menjadi gaya hidup di banyak negara untuk mengonsumsi makanan halal. Thailand itu tidak banyak Muslim, tetapi mereka menerapkan standar pelayanan internasional yang bagus dan nyaman, sehingga wisman dari Timur Tengah pun merasa nyaman,” kata Kiki.

Bagi Indonesia, lanjut Rizki, memiliki modal yang lebih kuat. Memiliki mayoritas penduduk Muslim, tempat ibadah masjid ada di mana-mana, makanan hampir pasti 100 persen halal.

"Tidak perlu diragukan. Proses memasaknya juga sudah 100 persen halal dan itu juga tersedia banyak di destinasi Borobudur dan Joglosemar," katanya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.