Kompas.com - 15/03/2017, 09:42 WIB
Panorama laguna Pulau Rufas dilihat dari puncak bukit karst pada Senin (1/6/2016). Pulau Rufas terletak di Desa Pam, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Lanskap air laut jernih serta tebing batu karst bisa terlihat dari puncak bukit. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoPanorama laguna Pulau Rufas dilihat dari puncak bukit karst pada Senin (1/6/2016). Pulau Rufas terletak di Desa Pam, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Lanskap air laut jernih serta tebing batu karst bisa terlihat dari puncak bukit.
|
EditorI Made Asdhiana

BANDUNG, KOMPAS.com - Raja Ampat merupakan salah satu wilayah kepulauan di Provinsi Papua Barat yang kaya akan wisata bahari.

Selain keindahan alam bawah lautnya, Raja Ampat juga menarik untuk ditelisik dari sisi sejarah. Salah satunya, soal asal-usul nama Raja Ampat.

Tak ada catatan sejarah baku soal asal-usul terbentuknya nama Raja Ampat. Sebab, ada sejumlah versi yang hingga kini belum diketahui kebenarannya.

(BACA: Cerita Unik Pemandu Wisata Lokal soal Turis Asing di Raja Ampat)

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi N Lamatenggo membenarkan jika banyak versi mengenai sejarah nama Raja Ampat.

"Tiap daerah punya versi sendiri. Kalau ditanya mana yang paling benar? Ya kita enggak tahu mana yang paling benar. Itu terus berkembang," kata Yusdi saat ditemui di Waisai, Kabupaten Raja Ampat, beberapa waktu lalu.

KOMPAS. com/DENDI RAMDHANI Matahari tenggelam di salah satu tepian pantai di Waigeo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
Salah satu versi yang paling banyak diketahui masyarakat, nama Raja Ampat tak lepas dari kisah para raja dari empat pulau terbesar yakni Waigeo, Salawati, Misool dan Batanta. Pimpinan di tiap gugusan pulau itulah yang menjadi awal penamaan Raja Ampat.

"Ada versi, secara pemerintahan dulu di sini wilayah (Kesultanan) Tidore, jadi di sini dibentuk empat pimpinan pulau besar. Waigeo, Salawati, Batanta, Misool, masing-masing punya pimpinan," ujarnya.

(BACA: Begini Rasanya Naik Kapal Pelni Keliling Raja Ampat)

Yusdi melanjutkan, dari segi legenda masyarakat hingga saat ini ada yang meyakini jika Raja Ampat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh telur, di mana empat di antaranya menetas menjadi pangeran dan menguasai empat pulau terbesar di daerah tersebut.

"Tapi ada yang cerita legenda tentang penemuan tujuh telur di Wawiai kemudian menetas empat (menjadi raja). Satu menjadi batu dan satu telur menjadi hantu," tuturnya.

KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Obyek wisata Pasir Timbul di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
Sementara itu Wakil Bupati Raja Ampat Manuel Piter Urbinas pun tak begitu mengetahui soal asal-usul nama Raja Ampat.

"Bagi saya nama tidak menjadi masalah, kita hanya fokus apa yang bisa lakukan untuk Raja Ampat. Literatur sejarah yang semua dipercayai. Biarlah itu jadi kekayaan sejarah masyarakat," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taif, Kota Mawar di Arab Saudi yang Mekar Saat Ramadhan Tahun Ini

Taif, Kota Mawar di Arab Saudi yang Mekar Saat Ramadhan Tahun Ini

Travel Update
Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Jalan Jalan
Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Travel Update
Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Travel Update
5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X