Yachter Dunia Diharapkan Promosikan Sabang ke Mancanegara

Kompas.com - 22/04/2017, 17:21 WIB
Sejumlah yacht dari berbagai negara seperti Jerman, Australia, Selandia dan Inggris turut memeriahkan Sabang Marine Festival 2017 di Pulau Sabang, Aceh.  Sabang Marine Festival digelar sejak tanggal 20 April hingga 23 April 2017.  Kegiatan tahunan ini diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Sabang. KOMPAS.com/DASPRIANI Y ZAMZAMISejumlah yacht dari berbagai negara seperti Jerman, Australia, Selandia dan Inggris turut memeriahkan Sabang Marine Festival 2017 di Pulau Sabang, Aceh. Sabang Marine Festival digelar sejak tanggal 20 April hingga 23 April 2017. Kegiatan tahunan ini diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Sabang.
|
EditorI Made Asdhiana

SABANG, KOMPAS.com – Kepala Badan Pengembangan Kawasan Sabang (BPKS) Fauzi Husien berharap para yachter yang menjadi peserta pada Sabang Marine Festival 2017 bisa menjadi duta wisata dunia dan mempromosikan keberadaan Pulau Sabang kepada masyarakat dunia.

Sudah dua tahun terakhir Pulau Sabang atau yang dikenal dengan sebutan Pulau Weh menyelenggarakan Sabang Marine Festival.

Agenda tahunan promosi wisata bahari ini diharapkan bisa menjadikan Sabang sebagai salah satu pintu masuk wisata kapal pesiar (cruise) dan yacht di Indonesia.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan Sabang Marine Festival 2017 merupakan ajang mempromosikan wisata bahari Pulau Weh.

"Sabang Marine Festival ini merupakan agenda tahunan. Kegiatan ini digelar untuk mempromosikan potensi wisata bahari Pulau Weh," kata Zaini Abdullah di Sabang, saat membuka aneka kegiatan terkait Sabang Marine Festival, Jumat (21/4/2017) malam.

(BACA: Ke Sabang Pulau Weh, Rutenya Mudah, Murah, dan Sederhana!)

Hilbrand, seorang peserta yacht asal Selandia Baru mengaku senang bisa ikut dalam aneka kegiatan terkait Sabang Marine Festival.

"Beberapa tour yang kami ikuti dalam event ini sangat bagus dan juga sangat bermanfaat terutama untuk mengenal kehidupan di Sabang, terutama penduduknya. Hal yang sangat saya perhatikan salah satunya infrastruktur, seperti jalanan dan bangunan di sini. Saya juga memperhatikan bagaimana kehidupan orang-orang di kota Sabang," ujar Hilbrand.

Pengalaman yang serupa juga diungkapkan oleh peserta yacht asal Australia, Lynita yang baru pertama kali menginjakan kaki di Sabang.

"Sangat mengagumkan dan luar biasa bagi kami, mengingat kami lebih banyak menghabiskan waktu di boat dan sangat susah berkeliling menikmati panorama alam di sini. Tetapi hari ini kami berkesempatan mengelilingi seluruh pulau dan ini sangat menyenangkan," katanya.

"Setelah perjalanan di Sabang berakhir, saya pastinya akan mengabarkan banyak hal kepada teman-teman lain dari berbagai tempat di dunia agar mereka bisa berkunjung ke sini karena ini tempat yang indah,” ungkap Lynita.

Sabang Marine Festival digelar sejak tanggal 20 April hingga 23 April 2017. Sebanyak 20 yacht dari berbagai negara, di antaranya Jerman, Australia, Selandia dan Inggris, hadir memeriahkan Sabang Marine Festival 2017.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bikin Terharu, Siswa Singapura Berterima Kasih Lewat Tarian pada Penerbangan Terakhir Singapore Airlines dari Selandia Baru

Bikin Terharu, Siswa Singapura Berterima Kasih Lewat Tarian pada Penerbangan Terakhir Singapore Airlines dari Selandia Baru

Whats Hot
Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Lawless Burgerbar Berbagi Burger untuk Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Lawless Burgerbar Berbagi Burger untuk Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Makan Makan
Kemenparekraf Kerja Sama dengan Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Fasilitasi Tenaga Medis Covid-19

Kemenparekraf Kerja Sama dengan Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Fasilitasi Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Restoran Little Hongkong di Bali Berbagi Makanan untuk Tenaga Medis Covid-19

Restoran Little Hongkong di Bali Berbagi Makanan untuk Tenaga Medis Covid-19

Makan Makan
Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Whats Hot
AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

Whats Hot
Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
Ini 4 Hotel Jakarta Tourisindo yang Jadi Tempat Tinggal Tenaga Medis Covid-19

Ini 4 Hotel Jakarta Tourisindo yang Jadi Tempat Tinggal Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
2 Hotel di Jakarta Sudah Terisi Tenaga Medis Covid-19

2 Hotel di Jakarta Sudah Terisi Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
[Populer Travel] Kru Emirates Salam Perpisahan | Cara Mengolah Telur

[Populer Travel] Kru Emirates Salam Perpisahan | Cara Mengolah Telur

Whats Hot
Apa Itu Dalgona? Permen Tradisional ala Korea

Apa Itu Dalgona? Permen Tradisional ala Korea

Makan Makan
Borough Market di London Adakan Kelas Memasak Gratis, Tertarik?

Borough Market di London Adakan Kelas Memasak Gratis, Tertarik?

Makan Makan
Penutupan 20 Tempat Wisata Milik Pemprov Jakarta Diperpanjang

Penutupan 20 Tempat Wisata Milik Pemprov Jakarta Diperpanjang

Whats Hot
Wings Air Tangguhkan Penerbangan ke Meulaboh Aceh

Wings Air Tangguhkan Penerbangan ke Meulaboh Aceh

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X