Kompas.com - 22/05/2017, 17:03 WIB
Didik Nini Thowok belajar nari Gandrung saat berkunjung ke Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (21/5/2017). KOMPAS.com/IRA RACHMAWATIDidik Nini Thowok belajar nari Gandrung saat berkunjung ke Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (21/5/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Saat berkunjung ke Banyuwangi penari nasional Didik Nini Thowok belajar menari Gandrung ke Mbok Temu, maestro tari Gandrung asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Didik berkunjung ke rumah Mbok Temu yang berada di Desa Kemiren, Desa Glagah, Banyuwangi.

"Saya sudah niat kalau ke Banyuwangi saya ke rumah Mbok Temu untuk belajar menari Gandrung. Dia maestro tari yang luar biasa yang dimiliki oleh Banyuwangi," kata Didik kepada KompasTravel, Minggu (21/5/2017).

Sekitar satu jam, Didik Nini Thowok mengikuti gerak tari yang diajarkan Mbok Temu dengan diringi musik Gandrung Banyuwangi. Selain itu dia juga mencoba omprog atau penutup kepala dan selendang yang digunakan saat menari tari Gandrung.

(BACA: Gandrung Sewu yang Berjaya di Tanahnya Sendiri)

Didik juga sempat bertanya tentag tokoh pewayangan yang ada omprog Gandrung. "Kalau tokoh pewayangan itu namannya Indrajit, prajurit yang gagah berani dan sakti mandraguna," kata Mbok Temu (64) kepada Didik.

Kepada KompasTravel, Didik mengaku sudah cukup lama ingin belajar menari Gandrung Banyuwangi langsung ke maestronya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(BACA: Teluk Banyu Biru, Destinasi Wisata Baru di Banyuwangi)

Namun baru berkesempatan pada tahun ini ketika dia diundang untuk mengisi pelatihan pertunjukan seni yang dilaksanakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di Banyuwangi.

"Yang membedakan gerakan tarian Gandrung ini adalah pada gerakan pinggulnya. Lebih luwes dan memang tidak mudah. Butuh belajar lebih lama," kata Didik.

Didik mengaku, selain belajar menari di Banyuwangi, ia juga belajar kepada para maestro tari daerah yang dia kenal seperti Topeng Cirebonan dan Legong Gianyar Bali.

"Setelah berkunjung ke rumahnya biasanya akan saya undang khusus ke rumah saya buat ngajar menari daerah. Habis ini saya minta Mbok Temu ke rumahnya saya. Mau nggih mbok Temu," kata Didik yang disambut anggukan oleh Mbok Temu.

Selain belajar menari Gandrung pada Mbok Temu, Didik juga menggelar ritual menari di sumur Sritanjung yang berada di Kelurahan Temenggungan.

"Beberapa kali saya ke Banyuwangi tapi baru sekali ini ke sumur Sri Tanjung. Di sana saya menari dan melakukan ritual mandi menggunakan air sumur Sritanjung. Agar mendapat keberkahan," pungkas pimpinan Sanggar Tari Natya Lakshita tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X