Kompas.com - 24/05/2017, 20:11 WIB
Lidah sapi wagyu bakar. Kompas.com/Silvita AgmasariLidah sapi wagyu bakar.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Orang Jepang di pulau bagian selatan tak akrab dengan daging kambing. Hanya orang Jepang di pulau bagian utara, tepatnya Hokkaido, yang gemar menyantap daging kambing.

Oleh karena itu, daging kambing umumnya tak termasuk dalam menu hidangan restoran Jepang di Tanah Air. Namun kini, di Jakarta Anda dapat menikmati kambing bakar ala Hokkaido di restoran Zin.

"Zin memiliki arti hati yang damai," kata koki di restoran Zin, Ando-san yang asli Hokkaido saat ditemui KompasTravel, Selasa (23/5/2017).

Restoran Zin yang terletak di Jalan Gunawarman Nomor 71, Jakarta Selatan adalah adalah 'adik' dari restoran hidangan Hokkaido, Taigi yang terletak di Mandiri Tower, Jalan Jendral Sudirman.

Dengan konsep ruang yang kasual dan lebih intim, Zin memang lebih kecil dari Taigi, hanya dapat menampung 48 orang. Namun karena itu, orang Jepang justru gemar berkumpul di sini. Jangan heran saat membuka pintu Zin akan lebih banyak tamu orang Jepang ketimbang orang lokal. 

Kompas.com/Silvita Agmasari Suasana di Restoran Jepang ala Hokkaido, Zin.

Untuk hidangan, restoran Zin mengedepankan hidangan kambing bakar dengan alat yang disebut genghis khan (penyebutan Jepang; jingisukan). Orang Hokkaido menyebut alat panggang tersebut dengan tokoh Mongolia karena bentuknya yang mirip topi Genghis Khan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Daging kambing bakar akan langsung dimasak di atas meja. Tamu boleh memilih ingin memasak sendiri atau dibantu memasak oleh pramusaji. Sebelum daging dibakar, genghis khan akan ditutupi sayuran. Hal ini dilakukan agar minyak daging diserap oleh sayuran, dan keduanya jadi lebih nikmat.

Menariknya saat proses memasak daging, tak menimbulkan asap yang bau. Sehingga jangan takut rambut atau pakaian jadi berbau karena menyantap daging bakar ala Hokkaido ini.

Kompas.com/Silvita Agmasari Hidangan makan siang di restoran Zin, terdiri dari yakiniku, sup tahu daging, telur dadar ala Jepang, dan sapi wagyu.

Untuk menikmati hidangan daging bakar, disediakan saus celupan dari Hokkaido. Ando san menyarankan untuk menambahkan bawang putih, jahe, dan bubuk cabai ke saus yang terasa gurih tersebut agar rasa lebih variatif. Ada enam pilihan saus yang tersedia di restoran Zin yakni saus original, kacang, kecap, bawang, pedas, dan teh hijau. 

Soal rasa daging kambing, nyatanya tak ada bau khas kambing yang muncul ketika mengunyah daging kambing di restoran Zin. Tanda bila pengolahan dilakukan dengan baik. Tekstur daging juga tak alot karena dipotong tipis-tipis.

Kompas.com/Silvita Agmasari Kambing muda bakar yang dimasak di atas sayuran di Restoran Zin.

Jika tak suka daging kambing, pilihan daging lain yang disediakan adalah daging sapi wagyu, dan domba Australia.

Restoran Zin buka setiap hari dari pukul 11.00-01.00 dini hari. Khusus waktu makan siang dari hari Senin sampai Jumat pukul 12.00-15.00 WIB, tersedia menu makan siang yang terdiri dari karage, katsu, teriyaki, gyushougayaki, kari dan daging panggang yang telah dimasak di dapur. Harganya Rp 70.000 - Rp 80.000.

Untuk hidangan daging bakar di restoran Zin, harga dimulai dari Rp 68.000 - Rp 185.000 per porsi daging. Bulan Juni 2017, rencanya restoran Zin akan memulai hidangan makan sepuasnya daging bakar ala Hokkaido.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Sampai 9 Agustus 2021, Ini Syarat Tempat Wisata yang Boleh Buka

PPKM Sampai 9 Agustus 2021, Ini Syarat Tempat Wisata yang Boleh Buka

Travel Update
Harga Paket Karantina InterContinental Jakarta Pondok Indah, Mulai Rp 19 Jutaan

Harga Paket Karantina InterContinental Jakarta Pondok Indah, Mulai Rp 19 Jutaan

Travel Update
Tantangan Mempertahankan Desa Wisata Saat Sudah Berkembang

Tantangan Mempertahankan Desa Wisata Saat Sudah Berkembang

Travel Update
Pendapatan Utama Warga Desa Wisata Ternyata Bukan dari Sektor Pariwisata

Pendapatan Utama Warga Desa Wisata Ternyata Bukan dari Sektor Pariwisata

Travel Update
5 Tempat Wisata di Guatemala, Kampung Halaman Pebulutangkis Kevin Cordon

5 Tempat Wisata di Guatemala, Kampung Halaman Pebulutangkis Kevin Cordon

Jalan Jalan
Tradisi Lompat Batu Bawomataluo, Persiapan sebelum Perang

Tradisi Lompat Batu Bawomataluo, Persiapan sebelum Perang

Jalan Jalan
Kendala Pengembangan Desa Wisata, Konflik hingga Penyediaan Toilet Standar

Kendala Pengembangan Desa Wisata, Konflik hingga Penyediaan Toilet Standar

Travel Update
6 Destinasi Wisata yang Jadi Hadiah untuk Dikunjungi Greysia Polii/Apriyani Rahayu

6 Destinasi Wisata yang Jadi Hadiah untuk Dikunjungi Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Jalan Jalan
5 Wisata Alam di Sabang, Bawah Laut hingga Gunung Api

5 Wisata Alam di Sabang, Bawah Laut hingga Gunung Api

Jalan Jalan
Pesona Wisata Konawe, Kampung Halaman Apriyani Sang Peraih Emas Olimpiade

Pesona Wisata Konawe, Kampung Halaman Apriyani Sang Peraih Emas Olimpiade

Jalan Jalan
Raih Emas Olimpiade, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Dapat Hadiah dari Menparekraf Sandiaga

Raih Emas Olimpiade, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Dapat Hadiah dari Menparekraf Sandiaga

Travel Update
Itinerary Sehari di Kopeng Semarang, Bisa Kulineran dan Lihat Sunset

Itinerary Sehari di Kopeng Semarang, Bisa Kulineran dan Lihat Sunset

Itinerary
6 Aktivitas di GLOW Kebun Raya Bogor, Belajar Sejarah dan Tumbuhan

6 Aktivitas di GLOW Kebun Raya Bogor, Belajar Sejarah dan Tumbuhan

Jalan Jalan
Desa Wisata Percontohan, Desa Wisata Mandiri yang Punya Produk Wisata

Desa Wisata Percontohan, Desa Wisata Mandiri yang Punya Produk Wisata

Travel Update
Pemkab Ende Akan Gelar Festival Kelimutu, Promosi Wisata dan Ekraf

Pemkab Ende Akan Gelar Festival Kelimutu, Promosi Wisata dan Ekraf

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X