Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Melancong ke Solo, Yuk Mampir ke 5 Obyek Wisata Ini

Kompas.com - 04/11/2017, 17:09 WIB
WIENDA PUTRI NOVIANTY

Penulis

Taman Balekambang terletak  di Jalan Ahmad Yani atau Jalan Semarang, Solo. Taman Balekambang hanya berjarak sekitar 1,4 kilometer dari Graha Saba Buana.

Di sana juga terdapat beberapa ekor rusa yang dilepasliarkan dan ada juga taman reptil, green house, taman air, tempat outbond, gedung ketoprak, serta rumah peristirahatan.

4. Pasar Gede

Tak lengkap rasanya jika berlibur tapi tidak mencicipi kuliner khas Solo. Di pasar yang telah berdiri sejak 1930 ini, terdapat banyak kuliner yang menggiurkan. Anda bisa mencicipi berbagai macam kuliner khas Solo mulai dari minuman, cemilan hingga santapan besar yang siap mengisi perut Anda.

Nasi Liwet Bu Sri di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah. KOMPAS.com/ Lulu Cinantya Mahendra Nasi Liwet Bu Sri di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah.
Mulai dari nasi liwet, timlo, tahok, es dawet, hingga lenjongan siap memanjakan lidah Anda. Brambang Asem yang menjadi hidangan yang sulit ditemui di Solo pun bisa ditemukan di Pasar Gede. Bagi Anda yang ingin mampir ke pasar Gede, pasar ini berlokasi di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo.

5. Kampung Lawean dan Kauman

Jika di Pasar Klewer Anda bisa memilih beberapa varian batik dari Solo dan daerah sekitarnya. Di Kampung Batik Laweyan dan Kauman, Anda bisa mampir ke salah satu pusat produksi batik tradisional terbesar di Kota Solo.

Hal yang membedakan dua tempat tersebut adalah motifnya. Kampung Batik Laweyan memiliki ratusan jenis motif dan kecenderungan warna yang terang. Sedangkan Kampung Batik Kauman memiliki kecenderungan motif yang berwarna coklat cenderung gelap.

Kampung Laweyan di Solo, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Kampung Laweyan di Solo, Jawa Tengah.
Kampung Batik Laweyan terletak di Jalan Jalan Doktor Radjiman nomor 521, Laweyan, Jawa Tengah. Sedangkan Kampung Batik Kauman terletak di Jalan Wijaya Kusuma.

Saat menyusuri Kampung Batik Laweyan, Anda bisa memilih berjalan kaki atau menggunakan becak. Para tukang becak siap mengantar para pengunjung menyusuri deretan industri batik rumahan dan sesekali berhenti di toko-toko batik.

Bersama keluarga berkeliling Kampung Batik Laweyan dan Kauman pada pagi hari agar bisa melihat proses pembuatan batik tulis, batik cap, pencelupan, pencucian, hingga penjemuran kain. Tak ketinggalan, Anda juga bisa membeli batik-batik yang dijual di Kampung Batik Laweyan dan Kauman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com