Kompas.com - 21/02/2018, 22:00 WIB
Suasana Keraton Surakarta, Jawa Tengah saat acara jumenengan pada bulan April 2017 lalu. KOMPAS.com/WISMABRATASuasana Keraton Surakarta, Jawa Tengah saat acara jumenengan pada bulan April 2017 lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat berbicara tentang keraton, mungkin yang lazim terlintas ialah keraton-keraton di Yogyakarta, Surakarta, dan Cirebon. Namun ternyata hampir di semua provinsi Indonesia dulu pernah memiliki keraton.

"Dari data BPUPKI dulu, sebelum persiapan kemerdekaan Indonesia, ada 250 keraton yang eksis di Nusantara," tutur Pangeran Raja Arief Adipati Natadiningrat, Sultan Sepuh Cirebon yang juga sebagai Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), kepada KompasTravel di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa lalu.

Dari jumalah tersebut terhitung hampir setiap provinsi memiliki kerajaan, yang mewariskan kebudayaan khasnya kala itu. Mulai dari Kesultanan Aceh, hingga Kraton Papua barat masih aktif di tahun 1948-an.

Meski sebelum kemerdekaan mayoritas keraton sudah bukan lagi pusat pemerintahan resmi, tetapi masih memiliki pengaruh yang besar untuk menerapkan adat dan budaya di masyarakatnya.

Wisatawan mengunjungi Keraton Yogyakarta, di Yogyakarta, Jumat (5/8/2016).KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Wisatawan mengunjungi Keraton Yogyakarta, di Yogyakarta, Jumat (5/8/2016).
Namun, hingga kini keraton yang masih eksis dan terdaftar di Indonesia tak lebih dari 54 keraton atau kerajaan. Bahkan mayoritas diantaranya pun terseok-seok untuk tetap berdiri dan melestarikan adat dan kebudayaannya.

"Banyak faktor yang menyebabkan runtuhnya ratusan keraton sejak dulu. Karena kan sekarang keraton sudah tidak memegang kekuasaan politik lagi, dan sumber daya ekonominya juga sudah tidak ada lagi," tuturnya.

Hanya, menurutnya sejak ditetapkan undang-undang cagar budaya nomer 11, tahun 2010, mulai ada harapan untuk melestarikan kembali aset-aset yang ada di keraton.

"Dengan adanya perhatian pemerintah tersebut, selain ada pengakuan, bisa bersinergi, juga kita ada jalur pemasukan selain dari sumber mandiri," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Punya Wisata Edukasi Naik Kapal Pesiar Keliling Dunia, Jalan-jalan Sambil Belajar

AS Punya Wisata Edukasi Naik Kapal Pesiar Keliling Dunia, Jalan-jalan Sambil Belajar

Jalan Jalan
Dua Taman Hiburan di AS Tidak Lagi Cek Suhu Tubuh Wisatawan

Dua Taman Hiburan di AS Tidak Lagi Cek Suhu Tubuh Wisatawan

Travel Update
Agen Perjalanan di Thailand Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 ke AS, Apa Itu?

Agen Perjalanan di Thailand Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 ke AS, Apa Itu?

Travel Update
Infinity Pool Tertinggi Dunia di Dubai, Pemandangannya Apik Tenan

Infinity Pool Tertinggi Dunia di Dubai, Pemandangannya Apik Tenan

Travel Update
Libur Lebaran Diprediksi Tak Ada Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang

Libur Lebaran Diprediksi Tak Ada Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang

Travel Update
Syarat Mendaki Gunung Andong yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Syarat Mendaki Gunung Andong yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Tips
Diundur, Jalur Pendakian Gunung Andong Buka 18 Mei 2021

Diundur, Jalur Pendakian Gunung Andong Buka 18 Mei 2021

Travel Update
Australia Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Australia Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Travel Update
Covid-19 Marak Lagi, Singapura Tinjau Travel Bubble dengan Hong Kong

Covid-19 Marak Lagi, Singapura Tinjau Travel Bubble dengan Hong Kong

Travel Update
Larangan Mudik Lokal, Wisatawan Luar Karanganyar Boleh Berkunjung

Larangan Mudik Lokal, Wisatawan Luar Karanganyar Boleh Berkunjung

Travel Update
Libur Lebaran 2021, Pemkab Magelang Tutup Semua Tempat Wisata

Libur Lebaran 2021, Pemkab Magelang Tutup Semua Tempat Wisata

Travel Update
Libur Lebaran, Wisatawan yang Ingin ke Malang dan Batu Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Libur Lebaran, Wisatawan yang Ingin ke Malang dan Batu Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Travel Update
Masyarakat Luar Klaten Boleh Masuk Saat Larangan Mudik Lokal, asal...

Masyarakat Luar Klaten Boleh Masuk Saat Larangan Mudik Lokal, asal...

Travel Update
China Buka Lagi Jalur Pendakian Everest, Terapkan Protokol Kesehatan

China Buka Lagi Jalur Pendakian Everest, Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
Hotel Accor di Solo hingga Yogyakarta Bakal Terapkan GeNose C-19

Hotel Accor di Solo hingga Yogyakarta Bakal Terapkan GeNose C-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X