5 Fakta tentang Gedung Joang 45 Jakarta - Kompas.com

5 Fakta tentang Gedung Joang 45 Jakarta

Kompas.com - 10/08/2018, 18:20 WIB
Peserta tur Jakarta Heritage Trails: Ngaboeboerit Ke Tjikini, Minggu (14/7/2013).KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Peserta tur Jakarta Heritage Trails: Ngaboeboerit Ke Tjikini, Minggu (14/7/2013).


JAKARTA, KOMPAS.com – Gedung-gedung bersejarah begitu banyak terdapat di Jakarta. Kerap kali gedung sejarah ini pun dikunjungi masyarakat juga wisatawan.

Nah, salah satu gedung bersejarah di Jakarta adalah Gedung Joang 45. Berikut fakta-fakta menarik yang dihimpun KompasTravel.

1. Beralamat di Menteng

Gedung Joang 45 berada di Jalan Menteng Raya No.31, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya dekat dengan Patung Tugu Tani dan kawasan Cikini.

2. Titik sejarah awal lahirnya kemerdekaan RI

Museum Joang 45 pada zaman dahullu digunakan sebagai tempat diklat, asrama, dan ruang diskusi sejumlah pemuda untuk bertukar pikiran.

Seperti Sukarni, Caherul Saleh, Wikana, Achmad Soebardjo, B. M. Diah, Adam Malik, Sayuti Melik, Soerastri Karma Trimurti, Latif Hendraningrat, S. Suhud dan Trimurti.

Dari gedung tersebut lahir gagasan menculik Bung Karno dan Hatta ke Rengadengklok yang kini dikenal dengan peristiwa Rengasdengklok.

Para pemuda pun berjuang mendesak Bung Karno dan Hatta untuk segera memproklamirkan kemerdekaan.

Calon presiden petahana Joko Widodo (tengah) didampingi calon wakil presiden Maruf Amin dan para ketua umum partai politik pendukung tiba di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Joko Widodo menyampaikan pidato politik sebelum mendaftarkan diri ke KPU untuk Pilpres 2019.ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI Calon presiden petahana Joko Widodo (tengah) didampingi calon wakil presiden Maruf Amin dan para ketua umum partai politik pendukung tiba di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Joko Widodo menyampaikan pidato politik sebelum mendaftarkan diri ke KPU untuk Pilpres 2019.

3. Tempat berkumpul sebelum pendaftaran ke KPU jelang pilpres

Sejarah lainnya pun ditorehkan di gedung ini. Tak hanya dikunjungi wisatawan, tetapi juga menjadi tempat berkumpul politikus dan pendukungnya di momen tertentu, seperti pemilu.

Pada pemilihan presiden di tahun 2014, Jokowi memilih Gedung Joang 45 sebagai tempat mendeklarasikan cawapres kala ini yakni Jusuf Kalla.

Kemudian juga pada pilpres tahun 2018, sebelum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum, pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma’ruf, beserta pendukungnya berkumpul di Gedung Joang 45 sejak, Jumat (10/8/2018) pagi.

4. Sering dikunjungi wisatawan

Gedung ini pun tak luput dari kunjungan wisatawan, terutama di hari kemerdekaan RI. Wisatawan nusantara maupun mancanegara datang ke Gedung Joang untuk mengikuti napak tilas Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Salah satu ruang Pameran Museum Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya No. 31, Jakarta Pusat. KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Salah satu ruang Pameran Museum Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya No. 31, Jakarta Pusat.

5. Terdapat koleksi benda bersejarah

Di Museum Joang 45 terdapat koleksi benda bersejarah, ada sekitar 2.500 koleksi. Terdiri dari lukisan, dokumen, dan patung.

Selain itu terdapat juga perpustakaan, ruang pameran, audiotorium, hingga ruangan khusus untuk anak-anak.


Close Ads X