5 Memorabilia Hotel Indonesia 1962 yang Bisa Dilihat sampai Sekarang - Kompas.com

5 Memorabilia Hotel Indonesia 1962 yang Bisa Dilihat sampai Sekarang

Kompas.com - 23/08/2018, 20:19 WIB
Foto-foto kenangan di Hotel Indonesia, Jakarta.Kompas.com/Silvita Agmasari Foto-foto kenangan di Hotel Indonesia, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hotel Indonesia sengaja dibangun untuk mendukung perhelatan Asian Games 1962. Sampai saat ini, ada beberapa barang peninggalan dari pembukaan Hotel Indonesia 1962 yang masih dapat dilihat oleh tamu.

Lima barang ini dipajang dengan rapih oleh pihak Hotel Indonesia dalam etalase kaca, bahkan ada yang masih berfungsi sampai saat ini. Apa saja barangnya?

1. Elevator pertama di Indonesia

Elevator modern pertama yang beroperasi di Indonesia ternyata ada di Hotel Indonesia. Kapasitas elevator ini hanya dapat menampung maksimal lima orang.

Menariknya saat pembukaan Hotel Indonesia pertama kali, Presiden Soekarno menaiki elevator ini dan foto momen tersebut masih ada sampai sekarang di lobi Ganesha Wing.

Elevator ini masih dimanfaatkan untuk membawa tamu penting ke kamarnya langsung tanpa perlu melewati lobi utama. 

Lift modern pertama di Hotel Indonesia, Jakarta.Kompas.com/Silvita Agmasari Lift modern pertama di Hotel Indonesia, Jakarta.

2. Peralatan makan untuk pesta pembukaan

Turun satu lantai dari lokasi yang memajang gunting pemotong pita peresmian Hotel Indonesia, ada satu set peralatan makan klasik.

Peralatan makan dari bahan keramik tersebut adalah peralatan makan yang dipakai para tamus aat pesta pembukaan Hotel Indonesia pada 5 Agustus 1962. Kondisinya masih tampak sangat baik.

Gunting untuk menggunting pita tanda pembukaan Hotel Indonesia pada 1962.Kompas.com/Silvita Agmasari Gunting untuk menggunting pita tanda pembukaan Hotel Indonesia pada 1962.

3. Gunting pita pembukaan

Pada 5 Agustus 1962, Presiden Soekarno menggunting pita yang menjadi penandang Hotel Indonesia resmi dibuka. Gunting tersebut dipajang di lantai 11 Ramayana Wing.

4. Golden book

Alias buku testimoni tamu-tamu penting yang menginap di Hotel Indonesia. Buku ini dipajang di lantai 12 Ramayana Wing.

Sampai saat ini Hotel Indonesia masih memiliki kebiasaan untuk meminta testimoni tertulis dari tamu penting yang menginap di hotel.

Relief dinding Gadis Bhineka karya Soerono.Kompas.com/Silvita Agmasari Relief dinding Gadis Bhineka karya Soerono.
5. Instalasi seni

Presiden Soekarno terkenal dengan selera seninya yang tinggi. Hal ini tampak dari aneka instalasi seni Hotel Indonesia yang masih dipajang sampai saat ini.

Beberapa instalasi seni baik itu tempelan mosaik kemarik, relief dinding, patung, sampai lukisan masih dapat dilihat oleh tamu Hotel Indonesia.

Beberapa karya yang menggagumkan adalah lukisan fauna Indonesia karya Lee Man Fong, relief dinding tentang kehidupan Bali oleh Harijadi, pahatan Gadis Bhineka oleh Soerono, dan mosaik keramik tari-tarian Indonesia oleh G Dharta.

Mau jalan-jalan gratis ke Jerman bareng 1 (satu) teman kamu? Ikuti kuis kerja sama Kompas.com dengan Scoot lewat kuis JELAJAH BERLIN. Ada 2 (dua) tiket pesawat PP ke Jerman, voucher penginapan, Berlin WelcomeCards, dan masih banyak lagi. Ikuti kuisnya di sini. Selamat mencoba!


Komentar
Close Ads X