Kompas.com - 07/11/2018, 13:53 WIB

KOMPAS.com - Beno (23) membuka website sebuah tur lokal di Jakarta. Pada akhir pekan di awal November, Beno penasaran akan pengalaman baru. Ia ingin mencoba jalan-jalan di ruang terbuka Jakarta pada malam hari.

Pilihannya pun jatuh dengan mengikuti group walking tour yang destinasinya ke Kawasan Kota Tua.

Wajar jika milenial seperti Beno sering penasaran dengan hal baru. Dilansir dari Kompas.com, Jumat (26/10/18), gaya berwisata milenial memang senang mencari petualangan dan mengandalkan media digital sumber informasinya.

Siapa sangka, sesuai dengan informasi dari web dan media sosial, Kota Tua pada malam hari menyajikan keindahan tersendiri. Bila di siang hari hawa Kota Tua terasa cukup terik, Beno merasa Kota Tua malam sangat sejuk. Ia tak menyesal memilih rute tur malam untuk pertama kalinya.

Selama menyusuri jalanan di Kawasan Kota Tua, sesekali Beno mengarahkan kamera ponselnya, membidik berbagai objek yang menarik. Keramaian orang yang nongkrong di malam hari, pengamen yang asyik bernyanyi di lapangan Museum Fatahillah, atau arsitektur bangunan kuno yang sudah ada sejak zaman Belanda.

Seperti Beno, mengeksplorasi Kota Tua di malam hari bisa jadi pilihan Anda refreshing akhir pekan. Ajak juga keluarga atau teman agar jalan-jalan lebih seru.

Nah, apa saja pilihan aktivitas di Kota Tua pada malam hari?

Piknik di depan Museum Fatahillah

Sejak senja hingga malam hari, banyak orang yang berkelompok, duduk di area terbuka di depan Museum Fatahillah.

Malam hari menjadi waktu yang nyaman karena suasananya yang cukup sejuk. Ada yang membawa anak-anak, pasangan, atau kumpul bersama teman sambil membawa camilan ringan. Selain itu, duduk di area terbuka ini pun gratis.

Kelebihannya, waktu malam hari sudah jarang orang yang menyewakan jasa rental sepeda ontel dan bersepeda di area ini, sehingga duduk berlama-lama pun aman.

Makan malam di Café Batavia

Cahaya dari lampu-lampu gedung-gedung menghiasi area wisata Kota Tua malam hari. Ada museum yang masih buka dan juga tempat makan atau café.

Salah satunya adalah Café Batavia yang menyajikan menu Western dan Asian. Bila berada di Kota Tua malam hari, terlihat pendaran cahaya kuning redup Café Batavia yang khas.

Fotografi malam hari di kawasan Kota Tua, Jakarta.Dok. Vivo/Mario Ardi Fotografi malam hari di kawasan Kota Tua, Jakarta.
Menghabiskan waktu dengan makan malam di dalam Café Batavia laik dicoba. Anda direkomendasikan duduk di meja makan lantai dua dekat jendela besar yang menghadap Museum Fatahillah.

Dengan begitu, Anda bisa makan sambil menikmati melihat-lihat suasana Kota Tua malam hari dengan lampu-lampunya.

Ikut walking tour

Bila Anda memutuskan ingin jalan-jalan ke beberapa tempat seperti Beno, maka Anda bisa coba ikut tur jalan kaki. Anda tak perlu pusing lagi memikirkan naik-turun kendaraan umum untuk berpindah-pindah tempat.

Group walking tour juga memiliki pemandu yang bisa menjelaskan ke turis tentang sejarah dan cerita di balik gedung kuno di Kota Tua.

Beberapa tempat yang akan dilalui di Kawasan Kota Tua misalnya Toko Merah dan Menara Syahbandar.

Group walking tour ini biasanya diikuti sampai belasan orang, jadi Anda dapat pula bertemu dan berkenalan dengan orang baru. Salah satu group walking tour di Jakarta misalnya ada dari Jakarta Good Guide.

Foto dalam ruangan Cafe Batavia yang pencahayaannya redup.Dok. Vivo/Mario Ardi Foto dalam ruangan Cafe Batavia yang pencahayaannya redup.
Jalan-jalan biasanya tak akan lengkap jika tidak berfoto, memotret pemandangan menarik, atau sekadar untuk menyimpan momen seru. Karenanya, mode night photography pada smartphone dapat mempermudah photography experience ketika sedang berwisata malam hari.

Jika kamera smartphone juga dilengkapi Artificial Intelligence, warna dan kualitas hasil foto pun lebih bagus. Kamera smartphone Honor 8X adalah salah satu yang mempunyai fitur ini.

Kamera ganda di belakangnya memiliki resolusi 20 megapixel dan 2 megapixel yang mendukung untuk menghasilkan efek bokeh.


Dengan begitu, hasil foto yang memasukkan lampu-lampu di malam hari akan terlihat memuaskan.

Kapan lagi, jalan-jalan santai malam hari dan memiliki foto berkualitas bukan?


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Tutup 4 Juni 2022, Kecuali bagi Pemegang Tiket Formula E

Ancol Tutup 4 Juni 2022, Kecuali bagi Pemegang Tiket Formula E

Travel Update
Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Travel Update
Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Travel Update
Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Jalan Jalan
Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Travel Update
Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Jalan Jalan
Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary
Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Travel Tips
5 Tips Wisata ke Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Jangan Kesorean

5 Tips Wisata ke Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Jangan Kesorean

Travel Tips
Panduan ke Plunyon Kalikuning, Tempat Syuting KKN di Desa Penari

Panduan ke Plunyon Kalikuning, Tempat Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

Travel Update
Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Jalan Jalan
9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

Jalan Jalan
Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.