Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/12/2018, 10:41 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini Solo dan Jogja memang tidak lepas dari keraton. Jika di Solo, keratonnya merupakan istana dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Sementara di Jogja keraton adalah istana Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Kedua keraton itu sekarang menjadi destinasi wisata andalan di Solo dan Jogja. Namun sebenarnya, Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Ngayogyakarta dulunya merupakan satu kerajaan bernama Mataram.

Kerajaan yang dulunya bagian dari kasultanan Pajang itu mulai berdiri pada tahun 1588 masehi dengan raja pertama yakni Danang Sutawijaya atau Panembahan Senopati. Keraton pertamanya ada di kawasan Kotagede, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Namun, sekarang peninggalan Istana Mataram Islam yang dulu pernah ada tidak seperti Keraton Yogyakarta dan Surakarta. Keraton Kotagede bisa dibilang nyaris tak berbekas.

Sekarang Keraton Kotagede bahkan telah menjadi kawasan permukiman karena pusat kerajaan yang mengalami beberapa kali pemindahan. Ketika masa pemerintahan Sultan Agung Hanyakrakusuma, pusat kerajaan dipindahkan ke daerah Kerto.

Keraton Kotagede tidak ditinggalkan begitu saja ketika pusat kerajaan dipindah ke Kerto karena menjadi tempat tinggal ibu suri. Istana ini diperkirakan mulai terbengkalai setelah masa pemerintahan Sultan Agung usai.

Mataram Islam mulai mengalami kemunduran usai Sultan Agung wafat. Oleh penerusnya, Amangkurat I, pusat kerajaan kembali dipindahkan dari Kerto ke Pleret.

Peninggalan Mataram Islam di Kotagede

Meski sekarang telah menjadi kawasan permukiman, peninggalan Kerajaan Mataram Islam masih bisa dijumpai di Kotagede, yakni:

1. Situs Bokong Semar (Benteng Cepuri Kotagede)

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Travel Update
5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

Jalan Jalan
ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

Travel Update
Strategi Indonesia Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Luncurkan Visa sampai Pameran di Luar Negeri

Strategi Indonesia Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Luncurkan Visa sampai Pameran di Luar Negeri

Travel Update
Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Jalan Jalan
6 Hotel Dekat ICE BSD Tangerang, Ada yang Tinggal Jalan Kaki

6 Hotel Dekat ICE BSD Tangerang, Ada yang Tinggal Jalan Kaki

Travel Tips
Dikunjungi Iriana Jokowi, Ini Kisah Kampung Pathuk di Yogyakarta

Dikunjungi Iriana Jokowi, Ini Kisah Kampung Pathuk di Yogyakarta

Jalan Jalan
5 Aktivitas di Buana Life Pangalengan, Bisa Prewedding

5 Aktivitas di Buana Life Pangalengan, Bisa Prewedding

Jalan Jalan
Ada Vaksin Booster Kedua, Bakal Jadi Syarat Perjalanan?

Ada Vaksin Booster Kedua, Bakal Jadi Syarat Perjalanan?

Travel Update
6 Wisata Malam di Surabaya, Pas untuk Anak-anak dan Dewasa

6 Wisata Malam di Surabaya, Pas untuk Anak-anak dan Dewasa

Jalan Jalan
6 Prediksi Tren Liburan 2023, Staycation hingga Wisata Hemat

6 Prediksi Tren Liburan 2023, Staycation hingga Wisata Hemat

Travel Update
Catat, Daftar Kantong Parkir untuk Pengunjung Cap Go Meh Bogor

Catat, Daftar Kantong Parkir untuk Pengunjung Cap Go Meh Bogor

Travel Update
Buana Life Pangalengan, Restoran ala Rumah Adat Papua di Tanah Sunda

Buana Life Pangalengan, Restoran ala Rumah Adat Papua di Tanah Sunda

Jalan Jalan
Imlek dan Cap Go Meh Singkawang Masuk 10 Besar Event Terbaik KEN 2023

Imlek dan Cap Go Meh Singkawang Masuk 10 Besar Event Terbaik KEN 2023

Travel Update
Kompleks Pagelaran Keraton Yogyakarta Ditutup sampai Akhir Tahun 2023

Kompleks Pagelaran Keraton Yogyakarta Ditutup sampai Akhir Tahun 2023

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+