Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/04/2019, 14:30 WIB

Kontribusi GenPi

Ketua Harian Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Nasional Siti Chotijah pun semakin senang dengan konsistensi yang dihadirkan oleh Pasar Karetan. Konsistensi ini menjadi bukti kuat betapa totalnya GenPI dalam mengangkat potensi pariwisata di daerahnya masing-masing.

"Ini merupakan salah satu fungsi GenPI sebagai motor penggerak pariwisata Indonesia. Bukan saja sebagai besar di media sosial tetapi juga melakukan terobosan di sektor off-line," ucap wanita yang akrab disapa Jhe ini.

Jhe menerangkan, GenPI merupakan komunitas anak muda yang peduli pariwisata. Keberadaannya dibentuk langsung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Saat ini, anggotanya telah mencapai lebih dari 15.000 orang di seluruh Indonesia. 

"GenPI harus menjadi agen perubahan. Jangan berhenti berkreasi demi pariwisata Indonesia. Maju terus untuk mengangkat perekonomian masyarakat dari sektor pariwisata," ucap Jhe.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun tak ketinggalan ikut angkat suara. Menteri yang terkenal bergaya millenial ini memuji terobosan-terobosan yang dilakukan Pasar Karetan. Apalagi Pasar Karetan merupakan pionir destinasi digital di Indonesia.

"Destinasi digital ini digandrungi wisatawan milenial karena selalu menarik dan atraktif," ucap Menpar Arief.

Arief juga mengatakan, inspirasi Pasar Karetan harus ditiru daerah lainnya. Sudah sepatutnya GenPI daerah lainnya juga ikut bergerak membuat destinasi digital yang sama baiknya. Apalagi GenPI merupakan agen perubahan dan garda terdepan pariwisata Indonesia.

"Selalu ingat 2C, sebagai komunitas harus memiliki Creative Values dan Commercial Values. Belajar berkolaborasi, belajar services, belajar berbisnis sehingga pariwisata Indonesia semakin terbang tinggi," pungkas Mantan Dirut PT Telkom tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+