Kompas.com - 20/05/2019, 20:06 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Pasar Gede Harjonagoro atau lebih dikenal dengan sebutan Pasar Gede merupakan salah satu pasar tradisional di Kota Solo, Jawa Tengah.

Pasar ini terletak di Jalan Urip Sumoharjo tepatnya di tengah pusat Pemerintahan Kota Surakarta. Pasar ini dibangun pada tahun 1927 merupakan peninggalan kolonial.

Selain sebagai ikon wisata Kota Solo, Pasar Gede juga menjual beraneka ragam jenis barang. Bahkan, kuliner khas tradisional Solo masih dapat Anda temukan di pasar ini.

Beberapa di antaranya mungkin telah menjadi kuliner legendaris. Apa saja kuliner khas tradisional legendaris yang ada di Pasar Gede.

Es gempol pleret, minuman tradisional khas Solo yang menyegarkan.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Es gempol pleret, minuman tradisional khas Solo yang menyegarkan.

1. Es Gempol Pleret

Sebelum Anda masuk ke pasar, Anda akan menemukan seorang penjual es gempol pleret di pintu masuk pasar sisi kiri atau dekat penjual oleh-oleh.

Es yang terbuat dari bahan utama tepung beras dan tepung tapioka dicampur kuah santan gula jawa ini harganya hanya Rp 6.000 per porsi.

Jika Anda jalan-jalan ke Solo, es gempol pleret ini wajib Anda coba.

Lenjongan terbuat dari bahan singkong di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Lenjongan terbuat dari bahan singkong di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah.

2. Lenjongan

Selain es gempol pleret, di Pasar Gede ini juga akan Anda temukan jajanan tradisional lenjongan. Jajanan ini berada di bagian tengah pasar. Salah satunya lenjongan Bu Sum.

Bu Sum sudah puluhan tahun berjualan jajanan tradisional di Pasar Gede. Lenjongan Bu Sum ini dijual dengan harga rata-rata Rp 5.000 per bungkus. Lenjongan dibuat dengan bahan dasar utama singkong.

Brambang asem, jajanan tradisional di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Brambang asem, jajanan tradisional di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah.

3. Brambang Asem

Brambang asem merupakan kuliner tradisional yang menawarkan cita rasa pedas manis segar. Aroma khas brambang (bawang merah) sangat terasa pada kuliner ini.

Brambang asem terbuat dari bahan tempe gembus bacem dengan campuran sayur ubi jalar ditaburi saus pedas manis yang bumbunya dibuat dari asam, gula jawa, cabai, dan terasi. Sajian kuliner ini dapat Anda nikmati cukup dengan harga Rp 5.000.

Dawet telasih Bu Dermi di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Dawet telasih Bu Dermi di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah.

4. Dawet Telasih Bu Dermi

Sajian kuliner yang perlu Anda coba saat berkunjung ke Pasar Gede adalah dawet telasih Bu Dermi.

Penjual dawet Bu Dermi, Rut Tulus Subekti atau akrab dipanggil Bu Utit merupakan generasi ketiga penerus usaha dawet yang mulai berjualan sejak tahun 1930-an di Pasar Gede.

Sudah banyak pelanggan, termasuk mantan Wali Kota Surakarta Joko Widodo (Jokowi), yang kini menjadi Presiden RI mampir mencicipi dawet tersebut. Satu porsi dawet telasih Bu Dermi dijual dengan harga Rp 9.000. Murah bukan?

Timlo Sastro di Solo, Jawa Tengah. KOMPAS.com/ Lulu Cinantya Mahendra Timlo Sastro di Solo, Jawa Tengah.

5. Timlo Sastro

Kuliner timlo sastro juga akan Anda temukan saat berkunjung ke Pasar Gede. Cukup mudah untuk menemukan kuliner khas Solo ini. Karena lokasinya berada di bagian belakang pasar.

Meski berdekatan dengan tempat pembuangan sampah, kuliner ini tidak pernah sepi pengunjung. Timlo merupakan sejenis sup bening segar dengan isian berupa aneka jeroan ayam, sosis solo, suwiran ayam dan pindang.

Pak Sastro, diketahui sebagai sesosok yang pertama kali mengenalkan hidangan timlo kepada masyarakat Solo di tahun 1952.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

Travel Tips
Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Travel Tips
Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Travel Update
Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Travel Update
Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Travel Update
Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Jalan Jalan
Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.