5 Kelakuan Menyebalkan Wisatawan, Apa Kamu Masih Melakukannya?

Kompas.com - 13/06/2019, 22:06 WIB
Pengunjung asyik berswafoto di salah satu spot foto yang berada di Objek Wisata Kalianget Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (9/6/2019). KOMPAS.com (ARI WIDODO)Pengunjung asyik berswafoto di salah satu spot foto yang berada di Objek Wisata Kalianget Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (9/6/2019).

Tentu vandalisme akan merusak keindahan tempat wisata dan menghilangkan keasriannya. Percayalah, menuliskan nama organisasi, geng, atau nama tidak ada kerennya sama sekali. Sebaliknya, tindakan itu merupakan perbuatan yang sangat tidak terpuji.

3. Terlalu berisik

Bercengkerama dan bersendau gurau dengan teman atau keluarga memang merupakan aktivitas yang menyenangkan saat liburan. Selain mengurangi stress, hal itu membuat liburan menjadi semakin menyenangkan.

Namun, sebaiknya kamu memperhatikan keadaan sekitar. Bersendau gurau boleh, tetapi hendaknya jangan terlalu keras dalam berbicara sehingga mengganggu ketenangan dan membuat pengunjung lain tidak nyaman.

Baca juga: 7 Tips Mudik Jarak Jauh Naik Motor agar Selamat sampai Tujuan

Selain itu, jangan pula berlebihan dalam bersendau gurau seperti sampai mengeluarkan kata-kata kotor. Hal itu jelas akan menggangu pengunjung lain, terlebih jika ada anak kecil di sekitar.

4. Menguasai spot foto

Saat ini, berfoto seolah merupakan aktivitas wajib yang dilakukan para wisatawan. Terlebih jika suatu obyek wisata menyediakan spot foto unik atau memiliki pemandangan bagus, bisa dipastikan banyak orang yang datang untuk berfoto.

Namun saking gemarnya berswafoto, seringkali seorang wisatawan lupa diri. Mereka seakan tidak sadar jika sudah menjadi “penguasa spot foto” dengan berada di sana lama sekali tanpa memedulikan pengunjung lain yang juga ingin berfoto di sana.

Baca juga: 5 Tips Selfie yang Aman ketika Liburan

Bahkan, ada pula pengunjung yang malah nongkrong di spot foto dan mengobrol dalam waktu yang lama. Kalau kamu masih sering melakukannya, segeralah bertaubat karena itu adalah tindakan yang sangat menyebalkan.

5. Tidak menghargai adat istiadat setempat

Sebelum berkunjung ke suatu obyek wisata, sebaiknya pahami terlebih dahulu adat istiadat apa yang ada di sana. Hal ini terutama berlaku jika tujuan wisatamu adalah di tempat-tempat suci atau ibadah seperti candi.

Candi Cetho, Karanganyar, Jawa TengahKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Candi Cetho, Karanganyar, Jawa Tengah

Tentu ada beberapa hal yang harus dipatuhi oleh pengunjung, misal dalam cara berpakaian dan tingkah laku. Bisa jadi kamu tidak boleh memakai setelan celana pendek saat akan masuk ke suatu tempat wisata atau tidak boleh melakukan tindakan tertentu di sana.

Baca juga: 6 Etika yang Harus Dipatuhi saat Berwisata ke Candi

Aturan-aturan itu haruslah dipatuhi sebagai bentuk penghargaan akan adat istiadat di lokasi tujuan. Jangan pula malah dengan sengaja melanggar ketentuan yang ada karena hal itu bisa disebut sebagai pelecehan atau tidak menghormati adat istiadat masyarakat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Buat Paspor Masih Sama, Wajib Daftar Online Sebelum ke Kantor Imigrasi

Cara Buat Paspor Masih Sama, Wajib Daftar Online Sebelum ke Kantor Imigrasi

Travel Tips
Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

Travel Tips
Pendakian Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober 2020, Perhatikan 14 Poin Ini

Pendakian Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober 2020, Perhatikan 14 Poin Ini

Travel Tips
Pendakian Gunung Semeru Buka Kembali 1 Oktober, Hanya 2 Hari 1 Malam

Pendakian Gunung Semeru Buka Kembali 1 Oktober, Hanya 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Taman Benyamin Sueb, Kilas Balik Perjalanan Karier Budayawan Betawi

Taman Benyamin Sueb, Kilas Balik Perjalanan Karier Budayawan Betawi

Jalan Jalan
Strawberry Rock, Spot Alternatif Memburu Golden Sunset di Labuan Bajo

Strawberry Rock, Spot Alternatif Memburu Golden Sunset di Labuan Bajo

Jalan Jalan
Ada Kuil untuk Boneka yang Terlupakan di Jepang, Berani Masuk?

Ada Kuil untuk Boneka yang Terlupakan di Jepang, Berani Masuk?

Jalan Jalan
Island of the Dolls di Meksiko, Pulau Seram Penuh Boneka dengan Cerita Pilu

Island of the Dolls di Meksiko, Pulau Seram Penuh Boneka dengan Cerita Pilu

Jalan Jalan
Pollock's Toy Museum di Inggris, Ada Boneka Beruang Tertua di Dunia

Pollock's Toy Museum di Inggris, Ada Boneka Beruang Tertua di Dunia

Jalan Jalan
Riung Priangan: Imbauan Tunda ke Jabar Berdampak Negatif bagi Perhotelan

Riung Priangan: Imbauan Tunda ke Jabar Berdampak Negatif bagi Perhotelan

Whats Hot
Ini Usulan Asosiasi Hotel di Bandung terkait Imbauan Orang Jakarta Tunda ke Jabar

Ini Usulan Asosiasi Hotel di Bandung terkait Imbauan Orang Jakarta Tunda ke Jabar

Whats Hot
Dampak PSBB Jakarta, Hotel di Bandung Kehilangan Pasar MICE

Dampak PSBB Jakarta, Hotel di Bandung Kehilangan Pasar MICE

Whats Hot
Sebelum Naik TN Kelimutu, Nikmati Situs Sejarah Pesanggrahan Belanda

Sebelum Naik TN Kelimutu, Nikmati Situs Sejarah Pesanggrahan Belanda

Whats Hot
Tindak Lanjuti Aktivasi Wisata Wae Rebo, BOPLBF Laksanakan Gerakan BISA

Tindak Lanjuti Aktivasi Wisata Wae Rebo, BOPLBF Laksanakan Gerakan BISA

Whats Hot
Asosiasi Sebut Hotel di Bandung Aman, Terapkan Protokol Kesehatan

Asosiasi Sebut Hotel di Bandung Aman, Terapkan Protokol Kesehatan

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X