10 Cara Mengindari Penipuan saat Berlibur ke Luar Negeri

Kompas.com - 04/07/2019, 19:10 WIB
Ilustrasi wisatawan mancanegaraTRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN Ilustrasi wisatawan mancanegara

JAKARTA, KOMPAS.com - Berlibur khususnya ke daerah asing selalu punya risiko. Baik itu resiko tersasar atau yang paling parah dan dihindari oleh para pejalan adalah penipuan. Modus penipuan di suatu daerah biasanya mengincar orang-orang yang tidak tahu daerah tersebut.

Selalu waspada dan membekali diri dengan berbagai persiapan sebelum berwisata terbilang penting untuk menimalisir resiko tertipu. Berikut adalah 10 cara untuk menghindari penipuan saat berlibur, khususnya saat di luar negeri:

1. Periksa biro perjalanan wisata yang ingin digunakan

Sebaiknya gunakan biro perjalanan wisata yang memiliki reputasi baik. Minimal, pilih biro perjalanan wisata berdasarkan rekomendasi teman atau kerabat yang sudah pernah menggunakan biro perjalanan wisata tersebut. Cek dengan seksama paket wisata yang mereka tawarkan, termasuk akomodasi dan transportasi yang digunakan.

Tanyakan secara detail harga paket yang ditawarkan termasuk biaya tambahan yang mungkin akan keluar di saat perjalanan dan tidak masuk dalam harga paket. Beberapa biro perjalanan wisata juga menawarkan paket wisata yang terkesan murah.

Namun, peserta wajib mengikuti tur yang telah ditentukan. Hanya saja, terkadang tempat wisata yang dikunjungi berupa toko-toko alias mengarahkan peserta tur untuk berwisata belanja.

Biro perjalanan wisata akan mendapatkan komisi dari pembelian yang peserta tur lakukan. Bila Anda memang penggemar wisata belanja, hal ini tentu tak masalah. Jika tidak, sebaiknya perhatikan kembali tempat-tempat tur yang telah dirancang oleh biro perjalanan wisata.

2. Cek kembali tiket yang sudah dipesan

Beli tiket untuk transportasi umum seperti pesawat terbang, kereta, dan bus, melalui agen atau penjualan resmi. Hindari pembelian melalui calo, selain harga lebih mahal, bisa jadi tiket yang dijual adalah palsu.

Periksa tanggal dan tujuan tiket yang Anda beli, apakah sudah benar dan sesuai. Juga sesaat sebelum keberangkatan, pastikan ke pihak perusahaan transportasi mengenai jadwal keberangkatan apa masih sesuai dengan jadwal semula.

3. Gunakan asuransi perjalanan

Perjalanan ke luar negeri untuk beberapa negara seperti Eropa, memang mengharuskan pelancong asal Indonesia memiliki asuransi perjalanan sebagai syarat permohonan visa. Namun, tak ada salahnya untuk perjalanan jauh ataupun wisata dalam waktu lama, Anda menggunakan asuransi perjalanan.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X