Mulai 17 Juli, Turkish Airlines Buka Rute ke Bali

Kompas.com - 06/07/2019, 16:42 WIB
Dua seniman membawakan Tari Legong Prabu China dalam pagelaran tari klasik Bali di Pesta Kesenian Bali ke-41, Denpasar, Bali, Kamis (27/6/2019). Tari tersebut merupakan bagian dari Tari Legong Keraton yaitu salah satu dari sembilan tari Bali yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO. ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANADua seniman membawakan Tari Legong Prabu China dalam pagelaran tari klasik Bali di Pesta Kesenian Bali ke-41, Denpasar, Bali, Kamis (27/6/2019). Tari tersebut merupakan bagian dari Tari Legong Keraton yaitu salah satu dari sembilan tari Bali yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO.

TUBAN, KOMPAS.com - Pesawat Boeing 787 Dreamliner Turkish Airlines direncanakan menerbangi rute barunya ke Indonesia, khususnya Istanbul-Denpasar per 17 Juli 2019.

Nomor penerbangan TK 066 dengan total sekitar 300 kursi yakni 30 kursi bisnis dan 270 lainnya ekonomi ini akan menambah kunjungan wisman dari kawasan Eropa ke Indonesia, khususnya Bali.

Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai di Bali siap menyambut kedatangan rute internasional baru tersebut, dan Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai menyambut positif masuknya Turkish Airlines ke Bali.

Baca juga: Wisatawan Rela Antre 1 Jam untuk Foto di Pantai Kelingking Bali

“Untuk Turkish Airlines ini suatu rute yang sangat menjanjikan buat mereka. Mereka berani daily flight ini. Biasanya maskapai buka rute baru berapa kali seminggu,” ungkap Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero), Devy Wildasari Suradji, di Tuban, Jumat (5/7/2019).

Turkish Airlines.Reuters/Hurriyet Turkish Airlines.
Dengan hadirnya Turkish Airlines ini, tidak hanya mengejar wisatawan yang akan ke Turki, namun juga yang akan ke Eropa atau Amerika transit di Turki.

Baca juga: Per 28 Januari, Turkish Airlines Pindah ke Terminal 3 Bandara Soetta

Menurut Devy, tidak hanya wisatawan dari Bali yang akan ke Turki, namun juga turis yang dari Australia maupun New Zealand ke sana melewati Bali.

“Dulu, Bali merupakan end destination sekarang Bali bisa menjadi alternatif untuk tujuan lain. Pintu masuknya ke Bali, dari situ masuk lagi banyak ke destinasi lain selain Bali. Jangan berpikir hanya untuk menambah tourism Bali, tapi Bali juga bisa menjadi entry poin ke destinasi lain,” katanya.

Baca juga: Kata Wisatawan Tentang Anjungan Foto ala Luar Negeri di Bali

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Elfi Amir menyampaikan, Turkish Airlines akan melakukan penerbangan ke Bali 3 kali per minggu untuk bulan Juli hingga Agustus 2019.

Wisatawan menikmati pemandangan gunung dan danau di kawasan wisata Geopark Gunung Batur, Kintamani, Bali, Selasa (5/9/2017). ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Wisatawan menikmati pemandangan gunung dan danau di kawasan wisata Geopark Gunung Batur, Kintamani, Bali, Selasa (5/9/2017).
Penerbangan perdana dilakukan pada 17 Juli 2019 nanti, dan slot penerbangannya sudah diajukan beberapa waktu yang lalu.

Awal slot mereka gunakan 3 kali per minggu dan setelah itu slot penerbangannya berubah menjadi penerbangan harian.

“Slot time mereka menggunakan DOS (day of service) hari ke 3, 5, 7 berlaku 17 Juli sampai 8 Agustus 2019. Setelah itu akan dilakukan daily flight,” kata Elfi. (Tribun Bali)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X