Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

11 Aturan yang Mesti Kamu Patuhi kalau Ingin Mendaki Gunung Sindoro

Kompas.com - 10/07/2019, 22:00 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Bulan Juni sampai Agustus merupakan saat yang tepat untuk mendaki gunung. Cuaca yang cerah membuat pemandangan indah dari ketinggian kemungkinan besar akan terlihat jelas.

Selain itu, mendaki ketika cuaca cerah pada musim kemarau juga lebih aman. Meski suhu udara akan lebih dingin, pendaki kemungkinan akan terhindar dari cuaca buruk seperti hujan dan badai.

Baca juga: Catatan Panduan Mendaki Gunung Sindoro via Tambi (1)

Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu destinasi yang tepat bagi para pendaki gunung. Itu karena ada beberapa gunung dengan ketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), salah satunya adalah Gunung Sindoro.

Memiliki ketinggian 3.153 mdpl, Gunung Sindoro terletak di dua kabupaten, yakni Temanggung dan Wonosobo. Menuju ke puncak Sindoro bisa ditempuh dari Basecamp Kledung, Banaran, Bansari, dan Tambi (Sigedang dan Sikatok).

Aturan mendaki Gunung Sindoro

Meski bisa dicapai dari basecamp yang berbeda-beda. Ada aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh para pendaki Gunung Sindoro, dari basecamp mana pun. Aturan itu merupakan kesepakatan pengelola semua basecamp pendakian Gunung Sindoro.

Baca juga: Catatan Panduan Mendaki Gunung Sindoro via Tambi (2)

Semua aturan itu jika sampai dilanggar, maka ada beberapa yang membuat pendaki mendapat denda. Sementara ada aturan lain yang akan merugikan pendaki itu sendiri jika ia melanggarnya.

Panorama Gunung Sindoro dilihat dari Gunung SumbingKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Panorama Gunung Sindoro dilihat dari Gunung Sumbing

Berikut ini adalah 11 aturan yang harus dipatuhi oleh pendaki Gunung Sindoro:

1 Harus sopan, baik tingkah laku, perbuatan, atau ucapan

2 Dilarang membawa tisu basah

3 Setiap pendaki wajib lapor kepada anggota basecamp sebelum dan sesudah pendakian

4 Bagi pendaki yang mempunyai riwayat penyakit, khususnya penyakit jantung dan pernapasan, dilarang melakukan pendakian.

5 Setiap pendaki wajib melaporkan daftar barang bawaan

6 Hindari perbuatan mesum, berbicara kotor, dan mengeluh

7 Ikut menjaga dan mewaspadai terjadinya kebakaran hutan(dilarang membuat perapian)

8 Dilarang membawa senjata tajam, senapan, obat-obatan terlarang (miras dan sejenisnya)

9 Dilarang mendekati bibir kawah, menaiki tiang atau tugu pada saat di puncak

10 Dilarang buang hajat sembarangan. Kencing juga tidak boleh dimasukkan ke botol

11 Dilarang membuang sampah sembarangan. Dilarang meninggalkan apa pun selain jejak. Dilarang mengambil apa pun selain gambar dan sampah.

Baca juga: Panduan Transportasi ke Basecamp Pendakian Gunung Sindoro via Tambi dari Jakarta

Itulah 11 aturan mendaki Gunung Sindoro yang harus dipatuhi para pendaki. Para pendaki hendaknya mematuhi aturan-aturan itu demi keselamatan mereka dan kelestarian Gunung Sindoro.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com