Pengelola Wisata Tangkuban Parahu: Tak Ada Wisatawan yang Cidera

Kompas.com - 26/07/2019, 19:35 WIB
Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/1/2012). Gunung yang tumbuh dalam Kaldera Sunda 90.000 tahun lalu memiliki tiga kawah, yakni Panguyangan Badak yang berumur 90.000-40.000 tahun lalu, Kawah Upas yang berumur 40.000-10.000 tahun lalu, dan Kawah Ratu, 10.000 tahun lalu sampai sekarang.  KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/1/2012). Gunung yang tumbuh dalam Kaldera Sunda 90.000 tahun lalu memiliki tiga kawah, yakni Panguyangan Badak yang berumur 90.000-40.000 tahun lalu, Kawah Upas yang berumur 40.000-10.000 tahun lalu, dan Kawah Ratu, 10.000 tahun lalu sampai sekarang.

KOMPAS.com – Gunung Tangkuban Parahu, atau yang kerap disebut Tangkuban Perahu, mengalami erupsi hari ini, Jum’at (26/07/2019). Heri Hidayat selaku staf PTGRPP (PT Graha Rani Putra Persada) selaku Pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu menyebut erupsi yang terjadi bukanlah erupsi besar.

Heri menyebutkan tidak ada letusan saat kejadian. Saat ini, menurutnya, kondisi terbilang aman.

“Bukan erupsi besar, hanya terjadi hembusan disertai abu. Tidak ada letusan. Semuanya aman, kok,” ujarnya.

Baca juga: Tangkuban Parahu Erupsi, Warga Diminta Menjauh hingga Radius 2 Km

Saat ditanya perihal bagaimana kondisi wisatawan saat kejadian, Heri mengatakan tidak ada wisatawan yang terluka atau cidera.

Untuk jumlah wisatawan saat kejadian, Heri belum dapat memastikan. Pihaknya menyebut, 20 menit usai erupsi lokasi langsung disterilkan.

“Untuk jumlah tak bisa memprediksikan. Langsung diimbau untuk turun semua. Dua puluh menit dari kejadian lokasi langsung steril,” ujarnya.

Baca juga: Aktivitas Wisata Ditutup Pasca-Gunung Tangkuban Parahu Erupsi

Mengenai kapan Gunung Tangkuban Parahu akan dibuka kembali, Heri mengaku pihaknya menunggu imbauan dari pihak vulkanologi.

“Besok belum bisa memastikan karena dari (badan) vulkanologi sekarang masih dalam pemantauan. Kalau misal nanti malam kondisi menurun atau normal kembali, hembusan dan sebagainya, besok bisa dibuka. Tapi kalau dari seismometer atau vulkanologi merekomendasikan jangan dulu ya berati kita tidak buka dulu,” tuturnya.

Baca juga: Kenaikan Tarif Tangkuban Parahu Dikeluhkan Pengusaha Wisata

Gunung Tangkuban Parahu merupakan salah satu destinasi gunung populer di Jawa Barat dan Indonesia. Gunung ini terkenal oleh legenda Sangkuriang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbedaan Sub Kelas Kereta Api, Harga Termurah pada Huruf P dan Z

Perbedaan Sub Kelas Kereta Api, Harga Termurah pada Huruf P dan Z

Travel Tips
Wajib Berendam Tanpa Busana, 7 Aturan Masuk Onsen di Jepang

Wajib Berendam Tanpa Busana, 7 Aturan Masuk Onsen di Jepang

Travel Tips
Ulos Tidak Cuma Kain, Ragam Ulos di Suku Batak

Ulos Tidak Cuma Kain, Ragam Ulos di Suku Batak

Jalan Jalan
Huta Ginjang, Tempat Terbaik Melihat Pemandangan Danau Toba

Huta Ginjang, Tempat Terbaik Melihat Pemandangan Danau Toba

Jalan Jalan
Seharian di Lihpao Taiwan, dari Main Gokart sampai Bianglala Tertinggi

Seharian di Lihpao Taiwan, dari Main Gokart sampai Bianglala Tertinggi

Jalan Jalan
Paket Hotel Tahun Baru di Jakarta, Millennium Hotel Sirih Beri Promo Rp 981.500

Paket Hotel Tahun Baru di Jakarta, Millennium Hotel Sirih Beri Promo Rp 981.500

Promo Diskon
14 Jenis Ulos, Kain Kebanggaan Suku Batak

14 Jenis Ulos, Kain Kebanggaan Suku Batak

Jalan Jalan
Perempuan Haid Tidak Dilarang Berkunjung ke Pulau Komodo, Asalkan..

Perempuan Haid Tidak Dilarang Berkunjung ke Pulau Komodo, Asalkan..

Travel Tips
Menantang Nyali Menikmati Taiwan dari Gedung Tertinggi, Berani?

Menantang Nyali Menikmati Taiwan dari Gedung Tertinggi, Berani?

Jalan Jalan
8 Tempat Glamping di Bogor, Cocok untuk Libur Natal dan Tahun Baru

8 Tempat Glamping di Bogor, Cocok untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Jalan Jalan
Nongkrong di Loko Coffee Shop, Kedai Kopi Dekat Stasiun Bandung

Nongkrong di Loko Coffee Shop, Kedai Kopi Dekat Stasiun Bandung

Makan Makan
Jangan Tinggalkan di Pesawat, Ini Pentingnya Merobek Boarding Pass

Jangan Tinggalkan di Pesawat, Ini Pentingnya Merobek Boarding Pass

Travel Tips
Saatnya Berwisata ke Yogyakarta, Bunga Amarilis Patuk Mulai Mekar

Saatnya Berwisata ke Yogyakarta, Bunga Amarilis Patuk Mulai Mekar

Jalan Jalan
4 Kelas Kereta Api, Perbedaan Kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif, dan Premium

4 Kelas Kereta Api, Perbedaan Kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif, dan Premium

Travel Tips
[POPULER TRAVEL] Bakmi Kampung Bali yang Legendaris | Bali Jadi Destinasi Romantis untuk Solo Traveler

[POPULER TRAVEL] Bakmi Kampung Bali yang Legendaris | Bali Jadi Destinasi Romantis untuk Solo Traveler

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X