Kompas.com - 26/08/2019, 20:00 WIB
Kabupaten Penajam Paser Utara adalah wilayah yang akan menjadi sebagian dari ibu kota baru di Kalimantan. Dok. WikipediaKabupaten Penajam Paser Utara adalah wilayah yang akan menjadi sebagian dari ibu kota baru di Kalimantan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Kabupaten Penajem Paser Utara merupakan salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Timur yang memiliki banyak destinasi wisata menarik untuk dikunjungi.

Pada Senin (26/8), Jokowi telah menetapkan lokasi ibu kota baru yang salah satunya berada di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara.

Berikut lima destinasi wisata menarik yang ada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Ari Terjun Tembinus merupakan salah satu objek wisata yang berada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.Dok. Traveling Yuk Ari Terjun Tembinus merupakan salah satu objek wisata yang berada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

1. Air Terjun Tembinus

Air Terjun Tembinus atau biasa disebut Niagara Tembinus merupakan salah satu tempat wisata yang seru dan cukup menantang di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Lokasi wisata air terjun ini berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Air Terjun Tembinus masih berada dalam wilayah Hak Guna Usaha PT. ITCI Hutani Manunggal.

Meskipun begitu, tempat tersebut sudah bisa diakses oleh pengunjung. Waktu yang diperlukan untuk sampai ke lokasi tersebut sekitar kurang lebih 3 jam perjalanan dari ibu kota kabupaten Penajam Paser Utara.

Air terjun yang berlokasi cukup jauh dari ibu kota itu hanya bisa dikunjungi pada hari sabtu dan Minggu. Selain itu, pengunjung hanya diperbolehkan untuk menikmati pesona Air Terjun Tembinus hanya sampai pukul 16.00 sore.

Pengunjung juga disarankan pergi ke tempat ini saat cerah agar kondisi jalan ke air terjun tidak licin sehingga keselamatan dan keamanan bisa terjaga.

Rusa Samba yang berada di Penangkaran Rusa Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.Dok. Hello Borneo Rusa Samba yang berada di Penangkaran Rusa Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
2. Penangkaran Rusa Penajam

Pengunjung cukup membayar karcis masuk seharga Rp 2.000 saat weekdays dan Rp. 5.000 saat weekend, kemudian pengunjung bisa langsung melihat ratusan anak rusa dari berbagai jenis di penangkaran ini.

Selain bisa menikmati aktivitas rusa, pengunjung bisa langsung memberikan makanan kepada rusa-rusa tersebut.

Kebanyakan spesies rusa yang diternakkan di Penangkaran Rusa Penajam adalah jenis Rusa Sambar (Cervus Unicolor Brokei) dan Rusa Timor (Cervus Timorensis).

Rusa dikenal suka berkumpul, sehingga di setiap kandangnya terdapat puluhan rusa. Kini jumlah rusa di penangkaran itu sekitar 200 ekor.

Lokasi penangkaran rusa seluas 50 hektare ini berada di Jalan Provinsi KM 32, Desa Api-api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Pengunjung dapa menempuh perjalanan menggunakan roda dua dan roda empat.

Ekowisata Mangrove Penajam adalah salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi saat berkunjung ke Kalimantan Timur.Dok. Indonesia Ecotourism Program Ekowisata Mangrove Penajam adalah salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi saat berkunjung ke Kalimantan Timur.
3. Ekowisata Mangrove Penajam

Ekowisata Mangrove Penajam berlokasi di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam, Kebupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Pengunjung bisa masuk tanpa dipungut biaya dan bebas mengambil foto di ekowisata ini. Tempat favorit untuk berfoto adalah di salah satu jembatan yang dikelilingi pohon mangrove. Selain itu, pengunjung juga bisa melihat hewan-hewan yang berada di sekitar ekowisata ini.

Banyak penjual makanan dan minuman yang berjualan di pintu masuk Ekowisata Mangrove Penajam ini. Minuman yang paling banyak dijual di pintu masuk tersebut adalah es kelapa muda.

Taman Bunga Rozeline dibangun di dekat Kantor Bupati Penajam Paser Utara dan bisa dikunjungi oleh pengunjung tanpa dipungut biaya.Dok. KALTIM POST Taman Bunga Rozeline dibangun di dekat Kantor Bupati Penajam Paser Utara dan bisa dikunjungi oleh pengunjung tanpa dipungut biaya.
4. Taman Bunga Rozeline

Taman bunga ini dibangun di dekat Kantor Bupati Penajam Paser Utara sehingga pengunjung bisa menikmati wisata ini kapan saja. Pengunjung bebas mengambil foto di taman ini dan tidak dikenakan biaya masuk atau gratis.

Taman Bunga Rozeline dibangung pada masa jabatan Bupati Yusran Aspar. Fasilitas yang ada di taman ini diantaranya gazebo daan taman bermain. Dilengkapi dengan pepohonan dan danau di tengah taman menjadikan tempat ini sejuk.

Pantai Nipah Nipah adalah salah satu pantai yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara.Dok. Trip Advisor Pantai Nipah Nipah adalah salah satu pantai yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara.
5. Pantai Nipah Nipah

Hampir separuh wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dikelilingi oleh laut sehingga terkenal dengan wisata pantainya. Salah satu pantai yang menarik untuk dikunjungi adalah Pantai Nipah Nipah.

Pengunjung cukup membayar biaya karcis dan parkir untuk masuk dan menikmati pantai ini.
Pantai Nipah Nipah biasanya sering menjadi lokasi acara besar yang diadakan pemerintah kabupaten Penajam Paser Utara.

Lokasi pantai ini tidak begitu jauh dari pusat kota, sekitar enam sampai tujuh kilometer dari kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam.

Lokasinya juga tidak terlalu jauh dengan Ekowisata Mangrove Penajam. Dari Pantai Nipah Nipah para pengunjung bisa melihat kota Balikpapan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Travel Update
Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Travel Update
Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X