Wisata Keluarga di Semarang, Ada Miniatur Menara Eiffel hingga Sphinx

Kompas.com - 10/10/2019, 19:00 WIB
Para Minius menghibur pengunjung Taman Minimania di Cimory. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAPara Minius menghibur pengunjung Taman Minimania di Cimory.

UNGARAN, KOMPAS.com - Cimory on The Valley yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta KM.30 Kabupaten Semarang, Jawa Tengah menghadirkan wahana baru bertema wisata edukasi untuk pengunjung.

Wahana yang diberi nama Taman Minimania tersebut berisi miniatur landmark bangunan ikonik yang ada di berbagai negara.

Uniknya, di Taman Minimania ini, para pengunjung akan ditemani para pemandu yang disebut Minius yang memiliki tinggi badan tak lebih dari 120 sentimeter.

Mereka bertugas memberikan informasi soal bangunan-bangunan yang ada di negara lain tersebut, mulai dari sejarah, fungsi, dan informasi lainnya.

Baca juga: Rahasia 58 Tahun Empuk dan Uniknya Rasa Sate Sapi Pak Kempleng Ungaran

Salah satunya, bernama Desi Nurhayati yang biasa dipanggil Dori. Dengan penuh semangat, ia menuntun pengunjung untuk mengenakan caping sebelum masuk Taman Minimania.

Setelahnya, dengan ditemani Minius bernama Yoga, ia menjelaskan sejarah Monas, Sydney Opera House, Candi Borobudur, Petronas Twin Towers, Big Ben, Stonehenge, Menara Eiffel, Menara Pisa, Kastil Neuschwanstein, Sphinx, Pyramid, dan Patung Liberty.

Yoga mengatakan, total ada 13 Minius yang berada di Taman Minimania.

"Kami senang berada di Minimania, setiap hari bertemu orang baru, bisa menghibur dan menambah pengetahuan pengunjung," kata Minius (36).

Selain memberikan informasi, para Minius juga menghibur pengunjung. Mereka akan menyambut dengan tarian selamat datang yang diikuti seluruh Minius.

"Ya kami berjoget, tujuannya agar semua terhibur dan bahagia dengan Minius yang ada," paparnya.

Baca juga: Menikmati Malam di Ungaran Ditemani Kopi Klotok, Ini Tempatnya...

Business Unit Manager Cimory, Andika Putra Raharja menjelaskan, Taman Minimania dibangun dengan dua misi yakni edukasi dan sosial. Untuk misi edukasi, Taman diharapkan mampu menjadi sarana edukasi pengetahuan umum dunia.

"Misi sosialnya adalah para rekan Minius ini adalah bagian dari kami dengan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik," katanya, Selasa (8/10/2019).

Mengenai Taman Minimania, Andika mengatakan ada 35 bangunan ikonik di berbagai negara yang dibangun dengan memperhatikan standar kualitas dari setiap miniatur agar terlihat serupa dengan aslinya. Selain itu skala miniatur juga diperhitungkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X