Rasa Bakmi Gang Kelinci yang Bikin Kangen, Resep Sama sejak 1967

Kompas.com - 03/12/2019, 11:05 WIB
Bakmi Ayam Gang Kelinci Kompas.com / Gabriella WijayaBakmi Ayam Gang Kelinci

JAKARTA, KOMPAS.com — Sudah ada dan menetap di Gang Kelinci, Pasar Baru, Jakarta, sejak 1967, rasa dari Bakmi Gang Kelinci tidak berubah.

Nyonya Fatmawati, wanita berdarah Tionghoa, ialah sosok di balik rasa Bakmi Gang Kelinci yang otentik.

“Dulu nyonya jualan dibantu suaminya. Sampai sekarang resep bakminya masih sama. Ada racikan Nyonya Fatmawati-nya. Paling bumbu dia kayak kecap asin, minyak sayur,” papar Hesti, penanggung jawab dari Bakmi Gang Kelinci cabang pusat, Kamis (28/11/2019).

Makanan andalan dari restoran ini jelas bakmi ayamnya. Bahan yang digunakan oleh Bakmi Gang Kelinci semuanya diklaim tidak mengandung babi, dari minyak mi, komposisi dari bakmi hingga makanan pendamping bakminya.

Minyak mi bukan dari bawang putih atau ayam, melainkan minyak sayur.

Untuk topping bakmi ada ayam masak kecap, daging ayam yang rasanya manis dari kecap manis.

Baca juga: Bakmi Gang Kelinci yang Legendaris, Umurnya Sudah Setengah Abad

Lalu ayam rebus yang dibumbui garam dan lada sehingga rasanya sedikit asin. Rasa pedas ladanya tidak begitu menohok. Terdapat juga jamur kancing manis, lengkap dengan sayur sawi rebus yang masih segar sehingga ketika digigit masih renyah.

Kuahnya sendiri menggunakan kuah kaldu ayam, yang sudah diberi MSG, lada, dan daun bawang. Di dalam kuahnya terdapat tong cai (sawi yang dikeringkan hingga rasanya asam dan asin).

Ciri khas lain dari Bakmi Gang Kelinci adalah mi yang memiliki tekstur kecil-kecil dengan bumbu yang terasa gurih. 

Tekstur dari mi sedikit kenyal dan dimasak setangah matang maka teksturnya tidak begitu lembek. Terdapat daun bawang yang membuat minya memiliki cita rasa segar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X