Kemenhub Rampungkan Fasilitas di 5 Destinasi Super Prioritas 2020

Kompas.com - 07/12/2019, 10:11 WIB
Salah satu dermaga di kawasan Danau Toba. DANI PRABOWOSalah satu dermaga di kawasan Danau Toba.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan upaya yang telah dilakukan Kementerian Perhubungan dalam mencapai pembangunan 5 destinasi super prioritas.

"Kita buat kemudahan konektivitas, seperti yang ekstrim ya di Labuan Bajo. Kita buat satu pelabuhan untuk turis, kita buat satu lagi untuk logistik, jadi kita pisahkan," kata Menhub Budi dalam panggilan video di acara Nongkrong Santuy Bareng Transmate, Restoran Sudestada, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Cara ini disebutkan Budi Karya dapat memudahkan wisatawan asing untuk sampai ke Labuan Bajo.

Baca juga: Liburan Backpacker Vs Liburan Mewah di Labuan Bajo, Ini Kisaran Biayanya

Untuk penambahan fasilitas di Labuan Bajo dan Likupang, disebutkan oleh perwakilan dari Dirjen Perhubungan Laut yaitu Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Ahmad akan mengadakan kapal bottom glass tahun ini.

"Nanti kita bisa lihat di atas kapal langsung melihat keindahan alam di bawah, ikan dan itu yang sedang kita bangun," jelas Ahmad.

Namun ia mengungkapkan hal yang paling diutamakan adalah masalah keamanan, keselamatan, dan juga kebersihan di destinasi wisata

Budi Setiyadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat, dan Djoko Sasono selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya yang berhalangan hadir di acara Nongkrong Santuy Bareng Transmate di Sudestada, Jakarta, Jumat (6/12/2019).Nicholas Ryan Aditya Budi Setiyadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat, dan Djoko Sasono selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya yang berhalangan hadir di acara Nongkrong Santuy Bareng Transmate di Sudestada, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Selain itu, Budi Karya juga menyebut upaya pembangunan transportasi telah dilakukan di Danau Toba dengan membangun 12 dermaga.

Lebih detail, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengupayakan penambahan fasilitas di Danau Toba berupa tiga kapal Roro penyeberangan atau Feri yang akan dibangun, satu kapal wisata, dan 12 dermaga.

Dari segi perhubungan udara, Sekretaris Direktorat Jenderal perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono mengatakan telah menghadirkan beberapa bandara dekat obyek wisata.

Namun untuk saat ini akses bandara yang terbilang banyak, baru ada di destinasi Magelang (Borobudur) lewat pilihan Bandara Semarang, Yogyakarta, dan Solo. Serta Danau Toba dengan Bandara Silangit, Balige, Kualanamu, dan akan datang Sibisa. 

Baca juga: Huta Ginjang, Titik Terbaik untuk Menikmati Pemandangan Danau Toba

Budi Karya menyebutkan pembangunan fasilitas dari Kemenhub di 5 destinasi super prioritas ditargetkan selesai pada 2020.

"Langsung nanti turisnya datang di tahun 2021. Kalau turisnya dateng berarti mereka spending. Oleh karenanya kita melakukan kegiatan itu untuk mewujudkannya," terang Budi Karya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X