Kompas.com - 10/04/2020, 14:40 WIB
Beroperasi sejak 25 tahun lalu, Hotel Santika Premiere Jogja adalah salah satu pelopor green hotel di Yogyakarta. KOMPAS.COM/ARI PRASETYOBeroperasi sejak 25 tahun lalu, Hotel Santika Premiere Jogja adalah salah satu pelopor green hotel di Yogyakarta.


JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) meminta Pemerintah membebaskan pembayaran pajak hotel dan restoran selama wabah virus corona berlangsung.

Hal itu diungkapkan Ketua PHRI, Haryadi Sukamdani dalam diskusi online dengan sejumlah media, Selasa (7/4/2020).

"Kami sudah usulkan itu kepada para kepala daerah," kata Hariyadi.

Baca juga: Pariwisata Dunia Dipredksi Pulih 10 Bulan Pasca Wabah Corona, Bagaimana Indonesia?

Pembebasan ini lantaran situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan hotel mendapat pemasukan dari tamu. Plus, kini sudah banyak hotel tutup.

Kini, lanjut Hariyadi, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri RI terkait permintaan tersebut.

Selain itu, ia juga mengusulkan agar pemerintah menunda pajak bumi dan bangunan serta dapat dicicil pembayarannya.

Baca juga: Pesan Antar Makanan Bisa Bantu Hotel dan Restoran saat Wabah Corona?

Adapun untuk pajak air bawah tanah, PHRI juga meminta untuk diberikan diskon. Kemudian retribusi sampah dan pajak reklame dibebaskan.

"Selain itu, kami juga minta untuk gas dan listrik ini sebaiknya harga diturunkan, dan kami harap tidak ada minimum payment. Jadi pembayaran mengikuti penggunaan saja, kalau penggunaannya kecil, bayarnya juga murah seperti itu," tambahnya.

Baca juga: Kenapa Awak Kabin Pesawat Kebanyakan Perempuan?

Seperti diketahui, menurut data PHRI hingga Senin (6/4/2020) sebanyak 1.266 hotel di 31 provinsi Indonesia tutup karena wabah virus corona.

Namun, data ini dikatakan masih akan terus bertambah. Hariyadi menjelaskan, data tersebut hanya berdasarkan laporan hotel-hotel kepada Badan Pengurus Daerah PHRI.

"Kami yakin, data sebenarnya lebih dari itu, masih banyak yang belum melaporkan hotel-hotel mana saja yang tutup," katanya.

Turis asing terlihat sedang menikmati panorama alam Bali di kolam renang hotel. SHUTTERSTOCK/JOMNICHA Turis asing terlihat sedang menikmati panorama alam Bali di kolam renang hotel.
Strategi bertahan

Adapun hotel-hotel yang masih bertahan menerapkan sejumlah strategi masing-masing. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) cabang Bali, I Made Ramia saat dihubungi Kompas.com, Senin (6/4/2020).

"Sebagian besar hotel sudah pada tutup dari awal April 2020. Walau ada beberapa yang masih beroperasi karena masih ada tamu yang dilayani terutama airlines crews," kata Made.

Lanjutnya, ada tiga strategi bertahan hotel-hotel di Bali di antaranya mendapat suntikan dana atau capital fund, melakukan pemasaran secara kreatif seperti menjual kamar dengan tambahan benefits sehingga menarik calon pelanggan.

Baca juga: Mayoritas Hotel di Bali Tutup Operasional, Sisanya Mencoba Bertahan

Selain itu, ada juga yang menjual voucer dan bisa diambil kapan saja serta berlaku setahun ke depan dengan open date.

Made juga mengatakan, kondisi pegawai saat ini disesuaikan dengan kebutuhan operasional hotel yang masih bertahan.

"Sementara karyawan yang lainnya dipersilakan mengambil hak cuti, extra off, day in lieu dan juga ada yang dikasih unpaid leave (cuti tanpa dibayar) untuk membantu cash flow dari perusahaan," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Travel Update
Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Jalan Jalan
Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Travel Update
Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Jalan Jalan
Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Travel Update
Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Travel Update
Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Travel Update
Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Travel Update
Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.