Pariwisata Garut Dibuka, Promosi Disiapkan di Tengah Pandemi Corona

Kompas.com - 30/05/2020, 09:20 WIB
Kolam terapi air panas dibangun di kawasan Kawah Papandayan, Garut, Jawa Barat, Kamis (29/6/2017). Pengunjung bisa menikmati terapi mandi air panas sambil melihat Kawah Papandayan. KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGKolam terapi air panas dibangun di kawasan Kawah Papandayan, Garut, Jawa Barat, Kamis (29/6/2017). Pengunjung bisa menikmati terapi mandi air panas sambil melihat Kawah Papandayan.

KOMPAS.com - Pariwisata di Kabupaten Garut direncanakan dibuka untuk umum mulai 2 Juni 2020. Dikutip Antara, hal ini disampaikan oleh Bupati Garut Rudy Gunawan.

Menurut Rudy, pembukaan pariwisata akan tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Rencana pembukaan itu disambut beragam pihak, termasuk Badan Promosi Pariwisata Derah (BPPD) Garut. 

"Kami akan memperkuat strategi promosi dengan tetap mengedepankan aturan New Normal," kata Ketua BPPD Garut, Rahmat Hadi kepada wartawan di Garut, Kamis, dikutip dari Antara.

Baca juga: Mengenal Nyaneut, Tradisi Minum Teh Khas Garut yang Dulu Disajikan dalam Teko Bambu

Untuk langkah awal strategi yaitu berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas terkait dalam menjalankan aturan tatanan normal baru di sektor pariwisata.

"Untuk keamanan, keselamatan diri dan pengunjung kami pun secepatnya akan berkoordinasi dengan dinas pariwisata," kata Rahmat.

Menurut dia, kebijakan pemerintah itu akan mendongkrak kembali perekonomian di sektor pariwisata yang selama ini mengkhawatirkan dampak wabah Covid-19.

Setelah dibukanya kembali tempat wisata di Garut, kata dia, maka sudah menjadi keharusan seluruh pelaku usaha sektor pariwisata mulai dari tempat wisata, hotel dan restoran mematuhi protokol kesehatan di tengah Covid-19.

"Semua asosiasi pariwisata harus betul-betul memahami SOP pencegahan pandemi," katanya.

Baca juga: Garut Genjot Wisata Lewat Tembakau

Direktur Utama PT Astri Indah Lestari (AIL) atau pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Tri Persada mengatakan, pihaknya siap menerapkan protokol kesehatan di kawasan tempat wisata untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat diberlakukannya aturan tatanan new normal.

Kebijakan pemerintah yang akan membuka kembali tempat wisata di Garut, kata dia, merupakan kabar baik karena selama dua bulan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan ditutup untuk umum.

"Tentunya kabar yang baik dengan pernyataan Pak Bupati, kami hanya bisa ikut bagaimana arahan selanjutnya," kata Tri.

 

 

Baca tentang


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X