Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Kompas.com - 01/06/2020, 17:15 WIB
Ilustrasi Bali Paragon Resort Hotel Dokumentasi Biro Komunikasi KemenparekrafIlustrasi Bali Paragon Resort Hotel

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu hotel di Bali, Bali Paragon Resort Hotel ikut turut serta membantu tenaga medis yang menangani Covid-19.

Hotel ini bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk menyediakan akomodasi bagi tenaga medis Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Udayana, Bali.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya mengatakan, penyediaan fasilitas akomodasi bagi tenaga medis merupakan salah satu wujud konsistensi Kemenparekraf dengan industri pariwisata dalam upaya penanggulangan Covid-19.

"Kami memastikan para tenaga kesehatan mendapat pelayanan yang terbaik, dari mulai fasilitas kamar, makanan, hingga laundry, semua harus memenuhi standar kesehatan yang baik,” kata Nia dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/6/2020).

Baca juga: Gandeng Le Meridien Jakarta, Kemenparekraf Sediakan Fasilitas Hotel untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel menyediakan 297 kamar yang terdiri dari 246 kamar tipe single dan 51 kamar tipe double sebagai fasilitas bagi 346 tenaga medis.

Lebih lanjut, Nia menjelaskan bahwa standarisasi kesehatan sangat penting untuk diperhatikan agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman. Hal ini, menurutnya tidak hanya bagi tenaga medis, tetapi juga untuk semua staf dan pekerja hotel serta industrinya.

"Sehingga para petugas medis dapat beristirahat dengan baik, dekat dengan tempat pekerjaan, dan lebih efektif dalam bertugas. Sehingga segala sesuatu lebih baik bagi petugas medis berjuang menghadapi Covid-19 ini,” jelasnya.

 

Staf hotel membersihkan kamar di Bali Paragon Resort Hotel untuk dijadikan tempat menginap tenaga medis.Dokumentasi Biro Komunikasi Kemenparekraf Staf hotel membersihkan kamar di Bali Paragon Resort Hotel untuk dijadikan tempat menginap tenaga medis.

Kerjasama antara Kemenparekraf dengan Bali Paragon Resort Hotel ini bertujuan tidak hanya membantu penanganan Covid-19, melainkan juga sekaligus membantu pekerja dan pengusaha hotel.

Khususnya bagi pekerja langsung atau pekerja tidak langsung hotel tersebut, serta penambahan penyerapan tenaga kerja lainnya seperti penyedia makanan, kata dia.

"Kerja sama ini juga sebagai bentuk dukungan Kemenparekraf terhadap industri pariwisata, salah satunya bisnis hotel agar tetap bisa mempekerjakan pegawainya dengan program tersebut. Namun semua dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol dan SOP kesehatan yang ketat," terang Nia.

Baca juga: Sambut New Normal, Kemenparekraf Fokus pada Aspek Program Bersih, Sehat, dan Aman

Ilustrasi Bali Paragon Resort HotelDokumentasi Biro Komunikasi Kemenparekraf Ilustrasi Bali Paragon Resort Hotel

Sebelumnya, Kemenparekraf dilaporkan telah memfasilitasi lebih dari 2.000 tenaga medis di Indonesia dalam hal penyediaan akomodasi dan transportasi.

Kemenparekraf telah bekerjasama dengan puluhan hotel mulai dari Accor Group, Swissbel Hotel, Reddoorz, Grand Sahid, dan Hotel Le Meridien.

Sementara itu, untuk penyediaan jasa transportasi, Kemenparekraf bekerja sama dengan Panorama Destination, White Horse, Antavaya, dan Grab.

"Dukungan dan kerja sama dari industri pariwisata menjadi upaya bersama kita dalam menghadapi pandemi COVID-19," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X