Okupansi Hotel di Medan Mulai Meningkat

Kompas.com - 26/07/2020, 15:00 WIB
Ilustrasi - Kamar hotel Shutterstock/Dragon ImagesIlustrasi - Kamar hotel

MEDAN, KOMPAS.com - Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S Wardhana menyatakan, tingkat hunian hotel berbintang di Medan, Sumatera Utara, rata-rata sudah di atas 20 persen dari kapasitas yang ada.

"Sejak hotel mulai beroperasi kembali pada Mei dan Juni, tamu hotel di era normal baru pandemi Covid-19 terus naik," ujar Denny S Wardhana di Medan, Sabtu (25/7/2020) seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Bahkan berdasarkan laporan anggota PHRI, kata Denny Wardhana, hunian hotel di daerah tujuan wisata Berastagi dan Parapat, Simalungun, pada akhir pekan sudah di atas 50 persen.

Menurut Denny, sebagian besar dari tamu yang mengisi hunian hotel itu merupakan warga lokal yang menginap dengan keluarga.

Pekerja menggunakan masker, face shield dan sarung tangan saat merapikan kamar Hotel Santika Depok, Selasa (9/6/2020). Sebanyak kurang lebih 80 unit hotel jaringan Santika Indonesia Hotels dan Resorts mulai dibuka sejak 4 Juni 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan kenormalan baru untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pekerja menggunakan masker, face shield dan sarung tangan saat merapikan kamar Hotel Santika Depok, Selasa (9/6/2020). Sebanyak kurang lebih 80 unit hotel jaringan Santika Indonesia Hotels dan Resorts mulai dibuka sejak 4 Juni 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan kenormalan baru untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Ia juga mengemukakan bahwa dengan fenomena terus naiknya tamu juga membuat manajemen hotel menambah jumlah kamar yang dioperasikan.

"Kalau awal beroperasi kembali, rata-rata hotel hanya mengoperasikan satu lantai saja, maka saat ini sudah dioperasikan dua hingga tiga lantai," ujar Denny.

Baca juga: Okupansi Hotel di Berastagi dan Parapat Sumut Mulai Naik

Denny menegaskan, dalam menjalankan bisnis hotel pada saat ini, pengusaha hotel harus mengacu dan mengikuti panduan umum normal baru untuk hotel dan restoran dalam pencegahan Covid-19 yang dikeluarkan Badan Pimpinan Pusat PHRI, 1 Juni 2020.

"Manajemen hotel juga masih memberi potongan harga atau penawaran menarik agar calon tamu hotel tertarik," kata Denny.

PHRI Sumut berharap sektor pariwisata pulih lebih cepat sehingga bukan saja membuat bisnis pengusaha berjalan kembali dan karyawan dipekerjakan lagi, tetapi juga membantu mendorong pergerakan ekonomi. (Evalisa Siregar/M Razi Rahman)

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X