Kompas.com - 30/07/2020, 18:00 WIB
Pengunjung mengambil gambar hamparan pasir yang diselimuti empun upas dengan gawai miliknya di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (30/6/2019). Fenomena embun upas tersebut disebabkan penurunan suhu yang mencapai 0 derajat celcius pada malam hari. ANTARA FOTO/ZABUR KARURUPengunjung mengambil gambar hamparan pasir yang diselimuti empun upas dengan gawai miliknya di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (30/6/2019). Fenomena embun upas tersebut disebabkan penurunan suhu yang mencapai 0 derajat celcius pada malam hari.


KOMPAS.com - Suhu dingin hingga minus derajat terjadi di beberapa daerah, salah satunya Dataran Tinggi Dieng.

Selain Dieng, fenomena alam tersebut juga terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur. Suhu di Bromo juga sempat menyentuh suhu minus 3 derajat celsius.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas pada Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarif Hidayat saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/7/2020).

"Cuaca Bromo sangat dingin. informasi teman-teman di Cemorolawang sempat menyentuh minus 3 derajat celsius," kata pria yang akrab disapa Ayip ini.

Ia melanjutkan, salah satu obyek wisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yaitu Ranu Pani juga mengalami suhu dingin tak biasanya.

Kata dia, berdasarkan laporan, suhu di pintu masuk jalur pendakian Gunung Semeru itu mencapai 3 derajat celsius.

"Ranu Pani juga dilaporkan sudah mulai muncul dengan suhu 3 derajat celsius," ujarnya.

Baca juga: Cuaca di Gunung Bromo Minus 3 Derajat Celsius, Muncul Embun Upas

Namun, Ayip menerangkan bahwa fenomena embun upas atau embun es seperti yang terjadi di Dieng, belum terlihat di Bromo.

Pengunjung melintas di hamparan pasir yang diselimuti empun upas di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (30/6/2019). Fenomena embun upas tersebut disebabkan penurunan suhu yang mencapai 0 derajat celcius pada malam hari. ANTARA FOTO/ZABUR KARURU Pengunjung melintas di hamparan pasir yang diselimuti empun upas di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (30/6/2019). Fenomena embun upas tersebut disebabkan penurunan suhu yang mencapai 0 derajat celcius pada malam hari.
Berdasarkan pantauannya, fenomena tersebut belum tampak, namun sudah terlihat tanda-tanda mengarah munculnya fenomena embun es.

"Fenomena upas belum begitu terlihat, tapi tanda-tanda awalnya sudah mengarah kemungkinan akan muncul upas," tuturnya.

Bromo masih tutup

Fenomena embun upas di Bromo biasanya menarik kunjungan wisatawan. Namun tahun ini, belum ada kunjungan wisatawan.

Hal ini, menurutnya, lantaran kawasan TNBTS yang masih tertutup dari kunjungan wisatawan. Belum ada kepastian kapan wisatawan dapat berkunjung kembali ke Gunung Bromo.

Namun, sudah ada beberapa hal persiapan yang sudah dilakukan pengelola TNBTS untuk kembali membuka wisatawan.

Baca juga: Kawasan Gunung Bromo Dibuka Agustus, Kuota Wisatawan Dibatasi 20 Persen

"Persiapannya, wisata Bromo masih menunggu rekomendasi dari Bupati 4 kepala daerah. Standar Operasional Prosedur reaktivasi wisatanya sudah disiapkan hanya menunggu rekomendasi bupat wilayah penyangga BTS. Jadi wisata Bromo masih tutup," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala TNBTS, John Kenedie di kantornya, Rabu (1/7/2020) mengatakan, kawasan wisata konservasi itu akan dibuka pada Agustus 2020.

Embun upas yang terpantau di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.Dok. TNBTS Embun upas yang terpantau di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.
Sehingga, pihak TNBTS bisa mempersiapkan fasilitas penunjang untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 selama sebulan.

"Yang jelas sampai akhir bulan ini masih persiapan lapangan dulu. Yang jelas (pembukaan kembali) di Agustus. Tanggal berapa tergantung kapan keluarnya rekomendasi dari Bupati," jelasnya.

Baca juga: Gunung Bromo dan Semeru Tutup Sementara untuk Cegah Virus Corona

Pihak pengelola, tambah dia, akan tegas menerapkan protokol kesehatan di wilayah wisata itu. Seluruh wisatawan diminta menggunakan masker dan menjaga jarak.

"Jaraknya harus 1,5 meter, kemudian pakai masker, harus cuci tangan. Kita siapkan di sana nanti," ujarnya.

Kawasan Gunung Bromo sudah ditutup sejak 19 Maret 2020 untuk mencegah penyebaran Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Travel Update
Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Travel Update
Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X