Kompas.com - 10/09/2020, 11:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemprov DKI Jakarta akan kembali memperketat PSBB mulai Senin (14/9/2020). Aturan ini membuat seluruh tempat wisata Pemprov DKI Jakarta ditutup kembali.

“Akan ditutup kegiatan (tempat wisata) yang dikelola DKI seperti Ragunan, Monas, Ancol, taman-taman kota serta kegiatan belajar kembali dilakukan di rumah,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal ini diugkapkan dalam jumpa pers yang disiarkan secara langsung lewat akun YouTube Pemprov DKI, Rabu (9/9/2020).

Sebelumnya, Taman Margasatwa Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol, dan kawasan Kota Tua sudah dibuka kembali saat PSBB transisi diterapkan.

Baca juga: Semua Tempat Wisata Milik DKI Kembali Ditutup Saat PSBB Ketat Diterapkan Lagi

Pembukaan tersebut disertai dengan penerapan protokol kesehatan yang wajib dilakukan oleh tempat wisata seperti adanya pembatasan jumlah pengunjung, dan mewajibkan warga pakai masker.

Kendati demikian, status PSBB transisi dicabut oleh Anies dan PSBB ketat akan kembali diterapkan. Melalui keputusan tersebut, dia berharap warga tetap berada di rumah selama PSBB.

Pertimbangan PSBB kembali diterapkan dan diperketat

Dalam jumpa pers tersebut, Anies menyebutkan bahwa keputusan diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor yakni sebagai berikut:

  • Peningkatan kasus aktif positif Covid-19 di Jakarta

Sejak Maret, kasus aktif positif Covid-19 di Jakarta terus meningkat. Anies menuturkan, lonjakan penambahan kasus aktif mulai terlihat sejak Juni – September.

Kasus aktif merupakan orang yang dinyatakan positif Covid-19, masih menjalani isolasi dan perawatan, dan belum dinyatakan sembuh.

 

Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.

Pada 30 April, Jakarta mencatat 3.345 kasus aktif Covid-19. Sementara pada 11 September, jumlah kasus aktif meningkat hampir empat kali lipat yakni 11.245 kasus.

Hal tersebut menjadi perhatian Pemprov DKI karena berkaitan dengan ketersediaan tempat tidur rawat inap di RS.

Baca juga: Tiga Pertimbangan Anies Sebelum Tarik Rem Darurat Terapkan PSBB Ketat

  • Pemakaman menggunakan protap Covid-19 meningkat tajam

Angka pemakaman menggunakan protap Covid-19 terus meningkat. Banyak kasus probable meninggal yang harus dimakamkan dengan cara tersebut sebelum hasil tes PCR sempat keluar.

Peningkatan pemakaman pun berbanding lurus dengan ketersediaan lahan pemakaman yang disediakan Pemprov DKI di TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur, dan TPU Tegal Alur di Jakarta Barat.

Komandan Regu TPU Pondok Ranggon Nadi menuturkan kepada Kompas.com dalam wawancara sebelumnya, jatah liang lahat untuk mengubur jenazah Covid-19 tersisa 1.100 lubang hingga Jumat (4/9/2020).

Baca juga: Keputusan Anies Kembali Terapkan PSBB Total dan Deretan Aktivitas yang Bakal Dibatasi

  • Krisis kapasitas ketersediaan tempat tidur isolasi

Meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 memberi dampak pada ketersediaan tempat tidur isolasi dan ruang ICU bagi pasien Covid-19.

Anies mengatakan, Provinsi DKI Jakarta memiliki 190 RS. Sementara itu, 67 di antaranya dijadikan RS rujukan Covid-19.

Kendati demikian, saat ini semua tempat tidur hampir penuh. Tingkat keterpakaian tempat tidur isolasi pun sudah mencapai 77 persen dari 4.053 kapasitas yang disediakan.

 

Petugas memberi makan Jerapah (Giraffa) di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan tetap melakukan perawatan terhadap seluruh satwa selama pandemi COVID-19.ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR Petugas memberi makan Jerapah (Giraffa) di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan tetap melakukan perawatan terhadap seluruh satwa selama pandemi COVID-19.

Jika Pemprov DKI tidak segera menarik rem darurat, pada 17 September 2020 seluruh tempat tidur isolasi akan penuh. Bahkan setelah tanggal tersebut pasien Covid-19 diprediksi tidak dapat tertampung lagi.

Baca juga: 41 KA Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Per September 2020, Ini Jadwalnya

Selain tempat tidur isolasi, ruang ICU bagi pasien Covid-19 diprediksi penuh pada 15 September 2020. Padahal, saat ini Pemprov DKI telah menyediakan 528 tempat tidur ICU bagi pasien Covid-19.

“Tidak ada banyak pilihan bagi Jakarta kecuali untuk menarik rem darurat sesegera mungkin,” tutur Anies.

“Dalam rapat Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 di Jakarta disimpulkan bahwa kami akan menarik rem darurat yang itu artinya kami terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu," imbuhnya.

Baca juga: Rute Penerbangan Jakarta-Bali Jadi Favorit, 2.400 Kursi Terjual dalam 1 Minggu

Keputusan tersebut, ungkap Anies, mengikuti arahan Presiden Joko Widodo yang meminta kesehatan lebih dipentingkan.

PSBB transisi di Jakarta yang telah berlaku sejak 5 Juni 2020 akan berakhir Kamis (10/9/2020). Awalnya, PSBB transisi hanya dilakukan hingga 2 Juli sebelum diperpanjang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Travel Update
Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Pantai Pasir Putih PIK 2

Harga Tiket dan Jam Buka Pantai Pasir Putih PIK 2

Travel Tips
Sandiaga Bertemu Ketum PP Muhammadiyah, Bahas Wisata Halal

Sandiaga Bertemu Ketum PP Muhammadiyah, Bahas Wisata Halal

Travel Update
Ho Chi Minh City Jadi Kota Terbaik bagi Solo Traveler di Dunia 2022

Ho Chi Minh City Jadi Kota Terbaik bagi Solo Traveler di Dunia 2022

Travel Update
Machu Picchu Nyaris Terbakar karena Kebakaran Hutan Dekat Reruntuhan Inca

Machu Picchu Nyaris Terbakar karena Kebakaran Hutan Dekat Reruntuhan Inca

Travel Update
Tank Rusak Militer Rusia Jadi Sasaran 'Selfie' Warga Ukraina

Tank Rusak Militer Rusia Jadi Sasaran "Selfie" Warga Ukraina

Travel Update
Pesona Wisata Sungai dan Seni Budaya di Desa Pandean Trenggalek

Pesona Wisata Sungai dan Seni Budaya di Desa Pandean Trenggalek

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.