Kompas.com - 02/10/2020, 13:20 WIB


KOMPAS.com - Setelah selama enam bulan lebih tutup akibat pandemi Covid-19, jalur pendakian Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pengumuman pembukaan tersebut disampaikan TNKS melalui Surat Edaran (SE) Balai Besar TNKS Nomor SE. 687/T.1/BIDTEK/KSA/9/2020 Tentang Pembukaan Kunjungan Kawasan Wisata Alam Lingkup Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat.

Dalam isi surat tersebut dituliskan, pembukaan kembali kunjungan wisata alam di TNKS sudah berdasarkan tindak lanjut SK Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor SK 177/KSDAE/PJLHK/KSA.3/8/2020 tanggal 31 Agustus 2020 tentang Reaktivasi Tahap III Kawasan Taman Nasional, Taman Wisata Alam dan Suaka Margasatwa untuk kunjungan wisata alam kondisi transisi Covid-19.

"Dengan hormat, kami sampaikan hal-hal sebagai berikut, seluruh kawasan wisata alam di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat dibuka kembali secara bertahap, kecuali lokasi wisata dengan pintu masuk berada di kabupaten/kota berstatus zona risiko tinggi (zona merah)," tulis SE yang ditandatangani Kepala BB TNKS, Tamen Sitorus, Senin (28/9/2020).

Baca juga: Panduan Pendakian Gunung Prau via Jalur Igirmranak

Pendakian satu hari, pendakian Gunung Tujuh juga dibuka kembali

Pada pembukaan kembali secara bertahap pendakian Gunung Kerinci, ada beberapa hal yang harus diperhatikan para pendaki. Salah satunya adalah pendakian hanya dibolehkan untuk satu hari atau one day trip.

Adapun para calon pendaki bisa melalui jalur pendakian Pos R10 Kersik Tuo dan Camping Ground Bangun Rejo.

Sementara itu, tidak hanya Gunung Kerinci saja yang dibuka jalur pendakiannya. Taman Nasional Kerinci Seblat juga membuka kembali jalur pendakian Gunung Tujuh.

Sama seperti Gunung Kerinci, kegiatan pendakian Gunung Tujuh juga hanya diizinkan selama satu hari atau one day trip.

Dok. Foto aerial Gunung Kerinci dan kawasan perkampungan padat penduduk di Kayu Aro, Kerinci, Jambi, Sabtu (4/5/2019)Antaranews Dok. Foto aerial Gunung Kerinci dan kawasan perkampungan padat penduduk di Kayu Aro, Kerinci, Jambi, Sabtu (4/5/2019)
Kuota pengunjung

Taman Nasional Kerinci Seblat juga menerapkan kuota pengunjung atau pendakian Gunung Kerinci maupun Gunung Tujuh pada masa era adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Khusus Gunung Kerinci melalui Pos R10 Kersik Tuo, kuota pada new normal-nya adalah 43 orang per hari dari daya dukung biasanya 52-87 orang per hari.

Baca juga: 3 Tips Aman Saat Bertemu Babi Hutan di Gunung

Sementara untuk Gunung Kerinci melalui Camping Ground Bangun Rejo, kuotanya 22 orang per hari dari daya dukung normal yaitu 42-46 orang per hari.

Untuk Gunung Tujuh, kuota pendakiannya pada new normal 60 orang per hari dari daya dukung normalnya 120 orang per hari.

Protokol kesehatan wajib

Para calon pendaki yang ingin datang, harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai berikut:

  1. Pastikan dalam kondisi sehat sebelum melakukan kunjungan ke lokasi obyek wisata
  2. Selalu gunakan masker dan sarung tangan selama berada di lokasi obyek wisata
  3. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer
  4. Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung dan mulut
  5. Tetap memerhatikan jaga jarak minimal satu meter
  6. Pengunjung mengunduh aplikasi pedulilindungi di Google Play Store atau App Store
  7. Pengunjung WNA atau dari luar provinsi harus menunjukkan surat keterangan bebas (negatif) Covid-19 yang sah dan masih berlaku
  8. Membuat atau mengisi surat pernyataan tanggung jawab bermaterai Rp 6.000 atas keselamatan, keamanan dan kesehatan pribadi pengunjung jika diperlukan
  9. Pengunjung harus memiliki asuransi kecelakaan dan atau asuransi jiwa secara perorangan
  10. Ibu hamil, balita dan orang lanjut usia dilarang berkunjung atau memasuki areal Obyek Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA)
  11. Jika pengunjung tidak mematuhi protokol kesehatan ini, maka pengunjung tidak diizinkan masuk obyek wisata
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Wisata Malam Semarang yang Terkenal dan Murah

8 Wisata Malam Semarang yang Terkenal dan Murah

Jalan Jalan
5 Tips Berkunjung ke Antapura De Djati, Wisata ala Ubud di Garut

5 Tips Berkunjung ke Antapura De Djati, Wisata ala Ubud di Garut

Travel Tips
Tarif BBM Naik, Kunjungan Wisata ke Gunungkidul Tetap Stabil

Tarif BBM Naik, Kunjungan Wisata ke Gunungkidul Tetap Stabil

Travel Update
3 Hotel Instagramable Dekat Universal Studios Singapura

3 Hotel Instagramable Dekat Universal Studios Singapura

Jalan Jalan
Potensi Wisata Jalur Pantai Selatan Flores, Tak Kalah dari Tengah dan Utara

Potensi Wisata Jalur Pantai Selatan Flores, Tak Kalah dari Tengah dan Utara

Travel Update
Garuda Indonesia Buka Lagi Rute Makassar-Denpasar, Per 7 Oktober 2022

Garuda Indonesia Buka Lagi Rute Makassar-Denpasar, Per 7 Oktober 2022

Travel Update
Jalan-jalan Tanpa Masker di Singapura, ke Merlion Park hingga Little India

Jalan-jalan Tanpa Masker di Singapura, ke Merlion Park hingga Little India

Travel Update
15 Wisata Air Terjun di NTT, Masih Asri untuk Dijelajahi

15 Wisata Air Terjun di NTT, Masih Asri untuk Dijelajahi

Jalan Jalan
Berencana Jalan-jalan di Jakarta? Ini 5 Tempat Wisata Terkini yang Wajib Dikunjungi

Berencana Jalan-jalan di Jakarta? Ini 5 Tempat Wisata Terkini yang Wajib Dikunjungi

BrandzView
Hindari Pakai Baju Putih Saat Bikin Paspor, Ini Alasannya

Hindari Pakai Baju Putih Saat Bikin Paspor, Ini Alasannya

Travel Tips
Cara Reservasi Kunjungan ke Wisata Baru Garut Antapura De Djati

Cara Reservasi Kunjungan ke Wisata Baru Garut Antapura De Djati

Travel Tips
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Travel Update
Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Travel Update
5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.