Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/01/2021, 20:08 WIB


KOMPAS.com – Bupati Kabupaten Wonogiri Joko Sutopo memutuskan memperpanjang penutupan sementara tempat wisata yang ada di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Hal tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 443.2/001 tentang Perpanjangan Penutupan Sementara Objek Wisata di Wilayah Kabupaten Wonogiri.

Tertera dalam SE tersebut, obyek wisata di wilayah Kabupaten Wonogiri akan diperpanjang penutupannya mulai tanggal 4 – 17 Januari 2021.

“Setelah kami satuan gugus tugas (Satgas) melakukan pencermatan terhadap statistik epidemologi kami, ternyata trennya masih cukup mengkhawatirkan. Akhirnya kebijakan pemerintah memperpanjang penutupan ruang-ruang publik,” kata Joko ketika dihubungi Kompas.com, Senin (4/1/2021).

Baca juga: Penutupan Tempat Wisata Wonogiri Saat Libur Nataru Masih Belum Pasti

Selain tempat wisata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri juga menutup tempat-tempat yang biasanya dijadikan pusat berkumpul orang banyak, misalnya alun-alun.

Perpanjangan penutupan

Awalnya, Pemkab Wonogiri menutup tempat wisata pada fase pertama dalam rangka menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Penutupan pertama tersebut berlangsung hingga tanggal 4 Januari 2021.

“Hari ini kan tanggal 4 (Januari 2021), kami koreksi. Ternyata status penularan kami masih cukup tinggi. Hari ini masih ada 51 (kasus positif), jadi ini kita perpanjang,” terang pria yang akrab disapa Jekek itu.

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

Meski pada SE tertera penutupan akan dilakukan hingga tanggal 17 Januari 2021, ia menyebut ada kemungkinan bahwa penutupan akan kembali diperpanjang.

Semua itu bergantung pada situasi dan kondisi penyebaran pandemi Covid-19 yang ada di Kabupaten Wonogiri.

Baca juga: Waduk Tandon Wonogiri Surut, Padang Rumputnya Ramai Dikunjungi Warga

Jika status kasus positif Covid-19 di Kabupaten Wonogiri sudah cukup melandai, ada kemungkinan penutupan akan dievaluasi kembali.

Namun, jika tren kasus setelah tanggal 17 Januari 2021 masih cukup mengkhawatirkan, Pemkab Wonogiri akan kembali mengeluarkan SE susulan perihal perpanjangan penutupan tempat wisata.

“Kalau kami sudah masuk zona kuning, baru kami akan ambil kebijakan baru. Kalau ini kan zonanya masih merah dengan risiko tinggi,” imbuh Jekek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Targetkan Segera Buka Penerbangan Langsung Australia-Labuan Bajo

Pemerintah Targetkan Segera Buka Penerbangan Langsung Australia-Labuan Bajo

Travel Update
Wisatawan Bisa Camping di Negeri Khayangan Magelang, Segini Tarifnya

Wisatawan Bisa Camping di Negeri Khayangan Magelang, Segini Tarifnya

Jalan Jalan
Kemenparekraf Garap Kerja Sama dengan Qatar Airways untuk Promosi Wisata Indonesia

Kemenparekraf Garap Kerja Sama dengan Qatar Airways untuk Promosi Wisata Indonesia

Travel Update
New Small World Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

New Small World Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Cap Go Meh 2023, Tingkat Okupansi Hotel di Singkawang Capai 100 Persen

Cap Go Meh 2023, Tingkat Okupansi Hotel di Singkawang Capai 100 Persen

Travel Update
Indonesia Tutup 2022 dengan Nyaris 5,5 Juta Kunjungan Turis Asing

Indonesia Tutup 2022 dengan Nyaris 5,5 Juta Kunjungan Turis Asing

Travel Update
Cerita Turis dari New York, Datang ke Bogor Lihat Cap Go Meh 2023

Cerita Turis dari New York, Datang ke Bogor Lihat Cap Go Meh 2023

Travel Update
Selain China, Pemerintah Targetkan Gaet Banyak Wisatawan India pada 2023

Selain China, Pemerintah Targetkan Gaet Banyak Wisatawan India pada 2023

Travel Update
Datang ke Bilik Kucing Cat Cafe di Depok, Bisa Beli 2 Oleh-oleh Ini

Datang ke Bilik Kucing Cat Cafe di Depok, Bisa Beli 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Jangan Langsung Percaya Google Maps, Ini Rute Termudah ke Negeri Khayangan Magelang

Jangan Langsung Percaya Google Maps, Ini Rute Termudah ke Negeri Khayangan Magelang

Travel Tips
Itinerary Keliling Yogyakarta Seharian ala Delegasi ATF 2023

Itinerary Keliling Yogyakarta Seharian ala Delegasi ATF 2023

Itinerary
Harga Tiket dan Jam Buka Negeri Khayangan, Wisata Hits di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Negeri Khayangan, Wisata Hits di Magelang

Travel Tips
Ini Alasan Kenapa Pesawat Punya Kursi Tanpa Jendela

Ini Alasan Kenapa Pesawat Punya Kursi Tanpa Jendela

Jalan Jalan
Tol Khayangan Magelang, Kini Jadi Negeri Khayangan

Tol Khayangan Magelang, Kini Jadi Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Kebun Raya Baturraden Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kebun Raya Baturraden Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+